Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Mengenal Domain Expansion Yuta Okkutsu, Jadi Salah Satu Terkuat di Jujustu Kaisen

Reynaldi Andrian Pamungkas
23/2/2026 23:50
Mengenal Domain Expansion Yuta Okkutsu, Jadi Salah Satu Terkuat di Jujustu Kaisen
Domain Expansion Yuta Okkutsu(Doc IMDB)

DALAM semesta Jujutsu Kaisen, Domain Expansion dianggap sebagai puncak dari penguasaan teknik kutukan. Sebagai salah satu dari sedikit penyihir tingkat spesial, Yuta Okkutsu memiliki Domain Expansion yang tidak hanya mematikan secara visual, tetapi juga memiliki kompleksitas teknis yang luar biasa. Teknik ini diberi nama Authentic Mutual Love atau Shinku Ketsueki.

Kemunculan domain ini menjadi titik balik penting dalam pertempuran melawan Raja Kutukan, Ryomen Sukuna. Dengan kemampuannya untuk meniru teknik kutukan orang lain secara permanen, Yuta menciptakan sebuah ruang di mana ia menjadi hampir tak terkalahkan.

Mekanisme Kekuatan Authentic Mutual Love

Authentic Mutual Love adalah manifestasi dari teknik kutukan dasar Yuta, yaitu Copy (Meniru). Di dalam domain ini, lingkungan berubah menjadi hamparan luas yang dipenuhi dengan ribuan pedang katana yang tertancap di tanah. Setiap katana tersebut menyimpan satu teknik kutukan yang pernah ditiru oleh Yuta sepanjang kariernya sebagai penyihir.

Mekanisme utama dari domain ini terbagi menjadi dua bagian:

1. Efek Sure-Hit (Pasti Kena)

Yuta dapat memilih satu teknik kutukan yang telah ia tiru untuk menjadi efek serangan otomatis di dalam domain. Saat melawan Sukuna, Yuta menggunakan teknik Thin Ice Breaker milik Takako Uro sebagai efek sure-hit, yang memaksa lawan untuk terus-menerus menerima serangan ruang yang retak.

2. Akses Tak Terbatas ke Teknik Tiruan

Berbeda dengan penggunaan teknik Copy di luar domain yang memiliki batasan ketat, di dalam Authentic Mutual Love, Yuta bisa mengambil katana apa saja yang ada di sekitarnya. Setiap katana berisi teknik acak seperti Cursed Speech, Dhruv Lakdawalla’s Shikigami, hingga teknik milik Charles Bernard. Begitu teknik dalam satu katana digunakan, katana tersebut akan hancur, namun Yuta bisa langsung mengambil katana lainnya.

Yuta tidak bisa memilih teknik apa yang ada di dalam katana sebelum ia memegangnya. Ini memberikan elemen kejutan sekaligus risiko bagi Yuta sendiri.

Kepada Siapa Domain Ini Digunakan?

Meskipun Yuta sudah menjadi penyihir tingkat spesial sejak awal seri, Domain Expansion-nya baru diperlihatkan secara penuh dalam arc Shinjuku Showdown. Target utamanya adalah Ryomen Sukuna.

Dalam pertempuran tersebut, Yuta menjebak Sukuna di dalam domainnya untuk memberikan ruang bagi Yuji Itadori guna menyerang jiwa Sukuna. Kolaborasi ini sangat efektif karena di dalam domain, Sukuna dipaksa untuk terus menggunakan teknik Hollow Basket Willow guna menahan efek sure-hit Yuta, yang secara otomatis membatasi mobilitas dan kemampuan ofensif sang Raja Kutukan.

Kelemahan Domain Expansion Yuta Okkutsu

Meski terlihat sangat kuat, Authentic Mutual Love memiliki beberapa celah dan kelemahan yang krusial:

  • Mekanisme Gacha yang Acak: Yuta tidak mengetahui teknik apa yang tersimpan di dalam katana yang ia ambil sampai ia menyentuhnya. Jika ia mengambil teknik yang tidak relevan, momentum serangannya bisa terganggu.
  • Batasan Waktu 5 Menit: Kekuatan penuh Yuta sangat bergantung pada manifestasi penuh Rika yang hanya bertahan selama 5 menit.
  • Stabilitas Barrier: Seperti kebanyakan domain, penghalangnya bisa dihancurkan dari luar atau kalah jika beradu dengan domain yang memiliki kualitas energi kutukan lebih tinggi.

Tabel Perbandingan Teknik Tiruan Yuta di Dalam Domain

Asal Teknik Nama Teknik Efek di Domain
Takako Uro Thin Ice Breaker Sure-hit (Serangan Ruang)
Toge Inumaki Cursed Speech Perintah Kata (Katana)
Ryomen Sukuna Cleave/Dismantle Tebasan Instan (Katana)

Authentic Mutual Love milik Yuta Okkutsu adalah salah satu Domain Expansion paling serbaguna di Jujutsu Kaisen. Dengan menggabungkan filosofi cinta dan kekuatan meniru, Yuta membuktikan dirinya sebagai penyihir yang mampu melampaui batasan logika kutukan konvensional. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya