Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Pahlawan atau Penjahat? Mengapa Karakter Wuthering Heights Begitu Dibenci Sekaligus Dicintai

Media Indonesia
11/2/2026 20:45
Pahlawan atau Penjahat? Mengapa Karakter Wuthering Heights Begitu Dibenci Sekaligus Dicintai
Ilustrasi(Dok Istimewa)

 

Novel Wuthering Heights karya Emily Brontë sering kali disalahpahami sebagai kisah cinta romantis yang indah. Namun, bagi siapa pun yang telah menyelami halamannya, jelas bahwa karakter-karakter di dalamnya adalah individu yang kompleks, penuh cacat, dan sering kali didorong oleh emosi yang merusak. Di tahun 2026, ketika diskusi mengenai kesehatan mental dan dinamika keluarga semakin terbuka, karakter-karakter ini terasa lebih relevan daripada sebelumnya.

People Also Ask: Mengapa Karakter di Wuthering Heights Sangat Sulit Disukai?

Pertanyaan ini sering muncul bagi pembaca baru. Jawabannya terletak pada tujuan Emily Brontë: ia tidak menulis untuk menciptakan pahlawan moral. Brontë ingin mengeksplorasi sifat dasar manusia yang tidak terkendali. Karakter seperti Heathcliff dan Catherine Earnshaw adalah personifikasi dari gairah yang melampaui batas-batas sosial dan moralitas konvensional.

Heathcliff: Sang Anti-Hero yang Abadi

Heathcliff tetap menjadi salah satu karakter paling ikonik sekaligus paling dibenci dalam sastra dunia. Ia diperkenalkan sebagai anak yatim piatu yang malang, namun perlakuan buruk yang ia terima dari Hindley Earnshaw mengubahnya menjadi sosok yang haus akan balas dendam.

Psikologi Heathcliff didorong oleh kehilangan. Kehilangan status, kehilangan martabat, dan yang paling fatal, kehilangan Catherine. Meskipun tindakannya terhadap keluarga Linton dan Earnshaw sangat kejam, pembaca sering kali merasa simpati karena mereka melihat luka yang mendasari kekejamannya. Ia bukan sekadar penjahat; ia adalah korban yang menjadi penyiksa.

Analisis Celah: Peran Nelly Dean

Banyak pembaca menganggap Nelly Dean sebagai suara moral yang bijaksana. Namun, analisis yang lebih dalam menunjukkan bahwa Nelly sering kali manipulatif. Sebagai narator, Nelly memiliki bias pribadinya sendiri, dan banyak tragedi dalam novel ini mungkin bisa dihindari jika ia tidak ikut campur dalam urusan majikannya.

Silsilah Keluarga dan Karakter Utama

Nama Karakter Keluarga Utama Sifat / Peran
Heathcliff Earnshaw (Angkat) Dendam, obsesif, kuat, dan kejam.
Catherine Earnshaw Earnshaw Liar, egois, namun penuh gairah.
Edgar Linton Linton Sopan, lemah lembut, dan beradab.
Hareton Earnshaw Earnshaw Kasar namun memiliki potensi penebusan.

Kesimpulan: Memahami Kemanusiaan yang Cacat

Karakter dalam Wuthering Heights mengajarkan kita bahwa tidak ada manusia yang sepenuhnya hitam atau putih. Emily Brontë menyajikan spektrum emosi manusia yang paling mentah. Dengan mengenal karakter-karakter ini, kita diajak untuk merenungkan bagaimana trauma, kelas sosial, dan cinta yang salah arah dapat membentuk takdir seseorang.

Praktis Checklist untuk Pembaca

  • Gunakan bagan silsilah keluarga saat membaca untuk melacak hubungan antar generasi.
  • Perhatikan kontras antara karakter yang tinggal di Wuthering Heights (liar) dan Thrushcross Grange (teratur).
  • Jangan terburu-buru menghakimi tindakan karakter; carilah alasan di balik perilaku mereka.

10 FAQ Tentang Karakter Wuthering Heights

  1. Apakah Heathcliff pahlawan? Tidak, ia lebih tepat disebut anti-hero.
  2. Siapa ayah Hareton? Hindley Earnshaw.
  3. Apa hubungan Cathy Muda dengan Catherine Earnshaw? Cathy Muda adalah anak perempuannya.
  4. Mengapa Isabella Linton menikahi Heathcliff? Karena ia terpesona oleh aura misterius Heathcliff, yang kemudian ia sesali.
  5. Siapa narator buku ini? Nelly Dean dan Mr. Lockwood.
  6. Apakah Heathcliff pernah mencintai orang lain? Tidak, hanya Catherine.
  7. Siapa yang mengasuh Hareton? Awalnya Nelly Dean, lalu Heathcliff.
  8. Apa peran Joseph? Pelayan tua yang fanatik agama dan sering memberikan komentar moral.
  9. Bagaimana sifat Linton Heathcliff? Penakut, egois, dan manipulatif karena didikan ayahnya.
  10. Apakah akhir ceritanya bahagia? Untuk generasi kedua (Hareton dan Cathy Muda), ya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya