Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Bill Gates, 61, melalui yayasannya Bill and Melinda Gates Foundation, menyumbangkan dana senilai US$140 juta untuk membantu pengembangan perangkat implan pencegah infeksi HIV.
Perangkat yang diproduksi perusahaan bioteknologi Intarcia Therapeutics Inc itu berbentuk pompa mini seukuran batang korek api.
Dalam penggunaannya, perangkat itu akan ditanam pada tubuh. Secara periodik akan memompa obat dalam dosis kecil ke aliran darah.
Masa penggunaannya sekitar 6-12 bulan. Dikutip dari Wsj.com, pengembangan alat itu didasari tingginya angka penderita HIV/Aids. Menurut WHO, per tahun ada sekitar 1,9 juta orang baru yang terinfeksi HIV.
Mayoritas berada di wilayah Sub-Sahara Afrika. Bill Gates yang selama ini serius memberikan andil dalam upaya memerangi HIV/Aids berpendapat implan itu bisa menjadi salah satu harapan untuk menekan kasus penyakit berbahaya tersebut.
Pihaknya memastikan jika pengembangannya sukses, implan itu akan dapat diakses dengan harga terjangkau oleh masyarakat miskin di negara-negara berkembang.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di New York, Amerika Serikat
Pada pertemuan itu Presiden Prabowo memberikan tanda kehormatan kepada Bill Gates atas perhatian besar yang selama ini diberikan kepada Indonesia.
Bill Gates berkomitmen menyumbangkan 99% kekayaannya senilai US$200 miliar untuk meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan di Afrika selama 20 tahun ke depan.
Usai pertemuan tersebut, eks calon Gubernur DKI di Pilkada 2024 lalu ini mengaku membahas soal kepemimpinan Jakarta di tangan Pramono dan Rano Karno.
BPOM berbicara soal peluang Indonesia mampu memproduksi vaksin tuberkulosis (TB) secara mandiri. Saat ini akan diuji klinis vaksin TB buatan M72 besutan pendiri Microsoft, Bill Gates.
KUMAN tuberkulosis (Tb) telah ditemukan sejak 1882, tetapi sampai kini penyakit itu masih menjadi masalah kesehatan penting di dunia dan di negara kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved