Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Solidaritas di Golden Globes 2026: Wanda Sykes dan Sederet Artis Protes Kekerasan Agen ICE dengan Pin Be Good

Thalatie K Yani
12/1/2026 07:58
Solidaritas di Golden Globes 2026: Wanda Sykes dan Sederet Artis Protes Kekerasan Agen ICE dengan Pin Be Good
Wanda Sykes(Golden Globe)

KARPET merah Golden Globes Awards ke-83 yang berlangsung pada Minggu (11/1) tidak hanya menjadi ajang pamer busana, tetapi juga menjadi panggung protes politik. Sejumlah selebriti papan atas, termasuk komedian Wanda Sykes dan aktor Mark Ruffalo, terlihat mengenakan pin khusus sebagai bentuk dukungan bagi Renee Nicole Good, warga Minneapolis yang tewas di tangan agen imigrasi federal (ICE).

Wanda Sykes, 61, hadir dengan menyematkan pin putih bertuliskan huruf hitam "BE GOOD". Pin tersebut merujuk pada nama belakang Renee Nicole Good, 37, yang ditembak mati pada 7 Januari lalu saat ICE melancarkan razia besar-besaran di Minneapolis. Langkah agresif pemerintah federal tersebut menyasar populasi imigran Somalia terbesar di Amerika Serikat, menyusul retorika keras dari pemerintahan Presiden Donald Trump.

Pesan Keadilan dari Karpet Merah 

Kepada Variety, Sykes menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas tragedi yang menimpa ibu tiga anak tersebut. "Tentu saja ini untuk ibu yang dibunuh oleh agen ICE, dan itu sangat menyedihkan. Saya tahu orang-orang sedang turun ke jalan untuk melakukan aksi protes hari ini, dan kita perlu bersuara," tegas Sykes. "Kita harus berada di luar sana dan menghentikan pemerintahan nakal ini, karena apa yang mereka lakukan terhadap orang-orang sungguh mengerikan."

Selain menghormati Renee Good, kampanye ini juga didedikasikan untuk Keith Porter, seorang pria yang dilaporkan tewas oleh petugas ICE di luar tugas di Los Angeles pada 31 Desember lalu.

Misi di Balik Kampanye #BeGood 

Kampanye bertajuk #BeGood ini diorganisir oleh koalisi organisasi seperti Move On, National Domestic Workers Alliance, dan para pemimpin industri hiburan. Berdasarkan deskripsi resminya, kampanye ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang arti menjadi sesama manusia yang baik di tengah kengerian.

"Setiap hari, di mana-mana, orang-orang biasa berbuat baik: menjaga anak-anak tetap aman saat mereka berjalan ke sekolah, merekam para ayah yang dihilangkan dari tempat kerja mereka, menyumbang ke penggalangan dana untuk mendukung organisasi yang menjaga kita tetap aman," tulis deskripsi kampanye tersebut.

Gerakan ini diluncurkan menyusul laporan yang menyebutkan tahun 2025 merupakan salah satu tahun paling mematikan bagi operasional ICE dalam dua dekade terakhir. Para selebriti juga menyoroti anggaran sebesar 100 juta dolar AS dari administrasi saat ini yang ditujukan untuk kampanye rekrutmen besar-besaran guna memperluas kapasitas penegakan hukum imigrasi.

Selain Sykes, aktor Mark Ruffalo juga terlihat mengenakan pin serupa saat tiba di lokasi acara. Kehadiran simbol-simbol perlawanan ini menunjukkan bahwa ketegangan politik di Amerika Serikat telah merambah ke pusat panggung hiburan paling bergengsi di Hollywood. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya