Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Kabar mengejutkan datang dari pasangan George dan Amal Clooney. Keduanya dilaporkan telah meninggalkan Amerika Serikat dan resmi menjadi warga negara Prancis.
Alasan yang mendasarinya tidak hanya terkait politik setelah kemenangan Donald Trump, tetapi juga berkaitan dengan keamanan mereka. Diketahui bahwa Amal Clooney menghadapi kemungkinan sanksi berat dari pemerintah AS karena keterlibatannya di Pengadilan Kriminal Internasional yang mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel.
Pemerintah Inggris bahkan sempat memberikan peringatan bahwa Amal Clooney berisiko dilarang masuk Amerika Serikat. Ancaman ini membuat keluarga George Clooney mempertimbangkan ulang keputusan untuk tinggal di Los Angeles. Sanksi dari Trump sangat serius, bisa berupa pembekuan aset hingga larangan bagi anggota keluarga dekat untuk berkunjung.
"Ada bukti yang kuat bahwa telah terjadi kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia," ucap Amal Clooney.
Selain masalah hukum internasional, George Clooney juga ingin menjauh dari keramaian para paparazzi di Hollywood. Ia tidak ingin anak-anaknya tumbuh dengan sorotan kamera yang selalu mengawasi setiap langkah mereka.
"Saya khawatir tentang bagaimana membesarkan anak-anak di LA, di tengah lingkungan Hollywood. Saya tidak ingin mereka merasa takut saat beraktivitas karena paparazzi. Saya juga ingin mereka terhindar dari perbandingan dengan anak-anak selebriti lainnya," kata George Clooney.
Saat ini, George dan Amal Clooney sedang memproses perubahan kewarganegaraan mereka sebelum syarat bahasa di Prancis menjadi lebih ketat pada tahun 2026.
Kabar tentang keluarga George Clooney yang beralih kewarganegaraan ke Prancis membuat Presiden AS Donald Trump memberikan komentar terhadap proses naturalisasi tersebut. Di unggahan Truth Social, Trump menyebut berita ini baik meski disertai kritik tajam terhadap aktor ini.
Trump merespons laporan bahwa George dan Amal, beserta anak kembar mereka yang berusia delapan tahun, Alexander dan Ella, secara resmi telah menjadi warga negara Prancis pada Rabu (31/12).
"Kabar Baik! George dan Amal Clooney, dua pengamat politik terburuk sepanjang sejarah, telah resmi menjadi warga negara Prancis yang untungnya sedang menghadapi masalah besar akibat kebijakan imigrasi mereka yang benar-benar gagal. Mirip dengan pengalaman kita di bawah kepemimpinan Sleepy Joe Biden," tulis Trump.
Presiden berusia 79 tahun ini juga mengangkat opini George Clooney yang dimuat di New York Times pada Juli 2024. Dalam opini tersebut, Clooney meminta Presiden Joe Biden untuk mundur agar Wakil Presiden Kamala Harris bisa maju sebagai calon Demokrat setelah debat Biden dinilai banyak pihak kurang memuaskan.
"Apakah Anda ingat saat Clooney, setelah debat yang terkenal itu, meninggalkan Joe di acara penggalangan dana, hanya untuk kemudian berpindah pihak ke kandidat hebat lainnya, Jamala(K! ), yang kini bersaing dengan gubernur terburuk di negeri ini," ujar Trump.
Selain itu, Trump berpendapat bahwa Clooney lebih dikenal karena aktivitas politiknya ketimbang karya filmnya.
"Dia lebih banyak mendapat perhatian untuk politik daripada untuk film-filmnya yang tergolong biasa saja. Dia bukanlah bintang film sejati, malah lebih terlihat sebagai orang biasa yang terus-menerus mengeluhkan logika dalam dunia politik," tulis Trump. Sumber: Guardian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved