Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Film Lastri Arwah Kembang Desa, Persembahan Terakhir Gary Iskak untuk Dunia Hiburan Indonesia

Rifaldi Putra Irianto
23/12/2025 09:30
Film Lastri Arwah Kembang Desa, Persembahan Terakhir Gary Iskak untuk Dunia Hiburan Indonesia
Cast Film Lastri Arwah Kembang Desa(Dok. Film Lastri Arwah Kembang Desa)

FILM Lastri Arwah Kembang Desa resmi merilis cuplikan perdana. Film horor yang diangkat dari kisah urban legend masyarakat Pati, Jawa Tengah, ini memiliki makna emosional yang mendalam karena menjadi film terakhir aktor Gary Iskak sebelum mengembuskan nafas terakhirnya.

Diketahui, aktor senior Gary Iskak wafat pada Sabtu, 29 November 2025. Aktor berusia 51 tahun tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta Selatan, setelah mengalami kecelakaan motor tunggal pada dini hari di hari yang sama.

"Gary Iskak adalah aktor dengan dedikasi luar biasa. Di film ini, dia memberikan totalitas yang sangat tinggi. Bahkan dalam kondisi fisik yang tidak selalu prima, dia tetap fokus dan bertanggung jawab terhadap perannya," kata Sutradarai Hendri Tivo, dalam keterangan pers yang diterima, Senin (22/12).

Gary Iskak memerankan karakter Turenggo dalam film itu, sosok sentral dalam cerita. Sementara Hana Saraswati tampil sebagai Lastri, karakter perempuan yang menjadi inti misteri dalam film ini. Lastri Arwah Kembang Desa mengangkat cerita mistis yang berkembang turun-temurun di Pati. Film ini memadukan horor, drama keluarga, serta konflik emosional yang kuat antar karakter.

Tak hanya itu, Lastri Arwah Kembang Desa juga menghadirkan momen langka dan penuh haru, mempertemukan Gary Iskak dengan putranya, Nando Hilmy, dalam satu layar. Untuk pertama kalinya, ayah dan anak ini beradu akting dalam sebuah film layar lebar.

“Melihat Gary dan Nando bermain dalam satu frame adalah momen yang sangat kuat secara emosional. Itu bukan hanya terasa di kamera, tapi juga di set. Energinya sampai ke seluruh kru,” ujar Hendri.

Adapun film ini juga didukung jajaran pemain lintas generasi, antara lain Audy Bella sebagai Atmi, Yama Carlos sebagai Darman, Joe Richard sebagai Andi, Dodit Mulyanto sebagai Joko (Hansip), Nando Hilmy sebagai Ali, Debby Sahertian sebagai Bu Kandar, hingga Ingrid Widjanarko sebagai Bu Asih. Dengan dirilisnya first look ini, Lastri Arwah Kembang Desa bukan hanya menjadi tontonan horor, tetapi juga karya perpisahan penuh makna dari Gary Iskak sebuah warisan akting yang akan terus dikenang.

Film ini direncanakan tayang di bioskop Indonesia kuartal kedua tahun 2026 dan diharapkan dapat menjadi penghormatan terakhir bagi sosok Gary Iskak, sekaligus menghadirkan pengalaman sinematik yang kuat bagi penonton Indonesia. (M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya