Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Didiet Maulana Rancang Tenun Berelemen Warna Avatar: Fire and Ash

Nike Amelia Sari
19/12/2025 21:41
Didiet Maulana Rancang Tenun Berelemen Warna Avatar: Fire and Ash
Hadiah berupa kain tenun ikat rancangan Didiet Maulana yang dikenakan penggemar terpilih saat menghadiri Gala Premiere Night Avatar: Fire and Ash di Jakarta pada Selasa (16/12).(Dok. Instagram @ikat_ind)

Perancang busana Didiet Maulana menghadirkan interpretasi kreatif terhadap palet warna dunia film Avatar: Fire and Ash melalui karya wastra Nusantara. Kolaborasi ini terwujud lewat kerja sama Disney Indonesia dengan label fesyen lokal Ikat Nusantara, yang menghadirkan koleksi terbaru berbasis tenun ikat bercita rasa sinematik.

Didiet mengungkapkan bahwa rancangan motif yang dihasilkan merepresentasikan perayaan atas keberagaman yang saling menyatu.

"Hai, saya Didiet Maulana, dan saya sangat senang serta merasa sangat terhormat menjadi bagian dari kolaborasi yang luar biasa ini. Nah kali ini, kami melakukan sesuatu yang sedikit berbeda nih. Kami menghadirkan karakter 'Avatar: Fire and Ash' dalam paduan motif tenun ikat Nusantara," kata Didiet dalam unggahan Instagram @ikat_ind, Rabu (17/12).

Inspirasi visual dari film tersebut diwujudkan melalui teknik tenun ikat dengan pola berlapis yang menciptakan ilusi gerak, menyerupai nyala api yang terus bergelombang. Didiet menjelaskan bahwa secara filosofis, dinamika pola ini mencerminkan munculnya kekuatan baru di semesta Pandora.

Dalam proses produksi film aslinya, elemen api diketahui menjadi salah satu aspek paling menantang bagi tim efek visual Weta Workshop di bawah arahan Eric Saindon. Pendekatan detail serupa juga diterapkan pada desain kostum yang digarap Deborah Scott, yang memilih gradasi merah darah hingga merah jingga untuk menggambarkan Varang, pemimpin klan Mangkwan atau Ash People, sebagai simbol karakter ekstrem dan kuat.

Walau Avatar edisi ketiga menghadirkan atmosfer yang lebih gelap dan kontras, Didiet tetap memasukkan warna biru sebagai penanda kedamaian dan keindahan alam Pandora.

"Nah kemudian di sini kami juga menghadirkan abu-abu yang itu menjadi simbol jejak masa lalu," kata Didiet.

Perpaduan seluruh warna dan motif tersebut menghadirkan narasi visual tentang keberagaman elemen yang saling melengkapi dalam satu perjalanan menuju keseimbangan dan harmoni.

"Terima kasih atas kesempatannya, and I can't wait to see this scarf come alive!" kata Didiet.

Koleksi kolaborasi eksklusif Ikat Indonesia ini diberikan sebagai cendera mata khusus bagi penggemar terpilih yang hadir dalam acara Gala Premiere Night Avatar: Fire and Ash di Jakarta pada Selasa, 16 Desember 2025. (H-1) 


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya