Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu asal Jakarta, Ticya, merilis single terbaru berjudul Lupa Daratan, sebuah lagu pop bernuansa ringan dan romantis yang menggambarkan momen penuh kejutan saat perasaan cinta yang lama dipendam akhirnya dibalas.
Dengan lirik yang jujur dan melodi yang catchy, lagu ini ditujukan untuk menggambarkan sensasi gugup, tidak percaya, hingga euforia saat harapan diam-diam berubah menjadi kenyataan.
Diproduseri oleh Aldi Nada Permana (Raisa, GAC), Lupa Daratan kali ini menghadirkan sisi Ticya yang lebih playful dengan sentuhan old-school pop, vokal yang ekspresif, serta energi hangat yang menggambarkan jatuh cinta dari sudut pandang yang polos namun dewasa.
"Aku happy banget selama proses pembuatan lagu ini karena dari awal denger demonya, aku merasa lagu ini bisa menunjukkan sisi aku yang berbeda dari single sebelumnya, cute and sassy," ungkap Ticya. "Semoga lagu ini bisa menyebarkan rasa happy-nya orang jatuh cinta sampai lupa daratan."
Sejak debutnya di 2021, Ticya dikenal lewat pendekatan lirik yang personal dan penuh perasaan, menghadirkan kisah tentang cinta, kerentanan, dan harapan dalam bahasa yang sederhana namun menyentuh.
Ia mulai menarik perhatian lewat single perdananya Go Solo di 2023, yang diproduseri oleh Johan Gustafsson (Twice, Red Velvet).
Di 2024, Ticya memperlihatkan sisi balada yang lebih emosional lewat Berlari Dalam Mimpi dan Tak Searah, dua rilisan melankolis yang menyoroti rasa kehilangan dan cinta yang tak berjalan searah, keduanya kembali diproduseri oleh Aldi Nada Permana.
Melalui single terbarunya Lupa Daratan, Ticya tidak hanya ingin merayakan momen jatuh cinta yang tak terduga, tapi juga memperkuat posisinya sebagai bagian dari generasi baru musisi pop Indonesia yang independen, jujur, dan dekat dengan realitas pendengarnya.
Dengan konsistensi dalam merilis karya dan visi yang jelas, Ticya terus membangun identitasnya sebagai penyanyi pop yang hadir dari hati, untuk menyentuh hati. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved