Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH lebih dari dua dekade vakum, unit metal legendaris asal Malang, Kastil, resmi kembali ke kancah musik ekstrem dengan merilis EP terbaru berjudul Shadows.
Formasi baru, identitas musik yang berevolusi, dan visi yang lebih matang menjadikan rilisan ini bukan sekadar reuni, tetapi pernyataan sikap bahwa Kastil hadir untuk menetapkan babak baru perjalanan mereka.
Didirikan pada 1998 dan dikenal melalui album debut Metamorfosis Carnivoraous (1999), Kastil sempat vakum sejak 2001.
Satu-satunya anggota asli yang tersisa, Ekomata (gitar), menggandeng tiga nama yang tidak asing di skena ekstrem Kota Malang: Djo Asmoro (vokal, Fallen To Pieces), Adi Rakasiwi (drum, Vinogi/Jecovox), dan Harry Gowank (bass, Rottenomicon/Screaming Factor).
Meski awalnya sempat mempertimbangkan untuk mengubah nama, mereka menyadari bahwa Kastil bukan sekadar nama, melainkan identitas dan wadah bagi keresahan personal mereka.
Proses kreatif Shadows dimulai dari nol, bahkan dari potongan riff yang direkam lewat ponsel. Liriknya mengangkat tema eksistensial, membedah sisi hewaniah dalam diri manusia yang kerap ditekan namun pada akhirnya menjadi kunci dalam menemukan jati diri sejati.
“Seiring waktu, kami banyak melihat sisi lain dari manusia yang dulu tidak terlihat. Dunia ternyata tidak hanya hitam dan putih. Itulah yang kami tuangkan dalam EP ini,” ujar Ekomata.
Secara musikal, lagu-lagu di EP Shadows memadukan Modern Thrash Metal, Modern Hardcore, Swedish Death Metal, dan Stoner Metal. Pengaruh band seperti Carcass, In Flames, Turnstile, Comeback Kid, dan Metallica memberi warna, namun Kastil tetap mengutamakan kebebasan tiap personel untuk berkontribusi tanpa batasan.
EP Shadows dari Kastil terdiri dari empat lagu yang membentuk alur cerita emosional yang intens. Awakening menjadi pembuka, menggambarkan momen ketika seorang individu mulai menyadari bahwa ia tak bisa selamanya menolak sisi gelap dalam dirinya.
Dilanjutkan dengan Frantic, yang memotret kegelisahan dan penolakan batin setelah bertahun-tahun menekan sisi tersebut.
Pada lagu ketiga, Shadows, individu ini menemukan ketenangan dan penerimaan sejati dengan menelusuri kegelapan batinnya. EP ditutup dengan Animal Instinct, yang merepresentasikan pelepasan penuh sisi naluriah dan liar sebagai bagian dari jati diri yang tak lagi disangkal.
Bagi Kastil, Animal Instinct adalah lagu yang paling merepresentasikan identitas baru mereka.
“Setiap manusia merekam apa yang ada di sekitarnya, termasuk hal-hal yang membentuk sisi hewaniah. Menekannya hanya akan membuatnya meledak suatu saat,” jelas Ekomata.
Kembali setelah 24 tahun vakum tentu membawa tantangan. Jika dulu proses distribusi fisik menjadi hambatan, kini kemajuan teknologi dan platform digital justru menjadi alasan kebangkitan mereka.
“Sekarang semua lebih mudah, dari rekaman, desain, sampai distribusi. Ini yang mendorong kami untuk bangkit,” tambahnya.
Shadows dirilis sebagai gerbang menuju album penuh yang tengah digarap. Kastil juga merencanakan panggung comeback mulai Agustus dan tur pada Oktober 2025.
Dengan EP Shadows, Kastil membuktikan bahwa gelap bukan selalu menyesatkan. Terkadang, dari bayanganlah cahaya sejati ditemukan. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved