Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Rasyiqa Tharifa akhirnya merilis album pertama yang telah lama dinantikan, bertajuk Reckless. Album ini menandai puncak perjalanan kreatif Rasyiqa yang dimulai pada 2021, terdiri dari 14 lagu, sembilan di antaranya telah dirilis lebih dulu.
Peluncuran album ini menjadi momen penting dalam kariernya, terutama mengingat proyek ini berawal dari iseng, namun kini berujung manis.
Rasyiqa mengungkapkan bahwa Reckless dimulai ketika ia terlibat dalam industri musik di balik layar. Meski demikian, impian masa kecilnya untuk menjadi penyanyi tetap hidup, memicu ia untuk mulai merekam potongan-potongan lagu di voice note, yang akhirnya berkembang menjadi lagu lengkap.
"Pada dasarnya, album ini adalah catatan harian saya selama empat tahun terakhir," ujar Rasyiqa di Jakarta Selatan pada Rabu (13/8).
Ia menjelaskan bahwa Reckless merekam berbagai cerita dari berbagai tahap hidupnya, mulai dari patah hati hingga proses perkembangan pribadi.
“Sesuatunya yang awalnya sembrono bisa bertransformasi menjadi sesuatu yang membantu kamu tumbuh lebih baik," lanjutnya, menambahkan bahwa album ini adalah refleksi perjalanan kedewasaannya.
Selama pembuatan album ini, Rasyiqa mendapatkan banyak dukungan dari kolaborator, termasuk produser Heston Ramadhan. Heston mengungkapkan bahwa proses produksi berjalan sangat alami dan tanpa paksaan, yang membuatnya senang bisa terlibat dalam proyek ini.
Walau produksi memakan waktu cukup lama, Rasyiqa menyebutkan bahwa penundaan rilis dari 2024 ke 2025 terjadi karena ia merasa belum cukup siap secara pribadi. Ia memilih untuk fokus pada pengembangan diri dan menunggu momen yang tepat.
"Tahun ini saya merasa lebih siap dibandingkan tahun lalu," katanya.
Tentang lagu favoritnya, Rasyiqa memilih Surreal sebagai lagu yang paling berarti baginya. Baginya, lagu ini merupakan titik puncak perjalanan hidup, dengan lirik yang ditulis bersama almarhum Ade Paloh dan proses rekaman yang melibatkan teman-temannya di studio, yang menyaksikan langkah awal kariernya.
Dengan rilis album Reckless, Rasyiqa berharap lagu-lagunya dapat menemani para pendengarnya, terutama mereka yang berada di usia 20-an yang penuh kebingungan dan tantangan hidup, namun akhirnya menemukan kedewasaan dan perkembangan diri.
Album Reckless dijadwalkan rilis pada 14 Agustus dan diharapkan membuka kesempatan bagi Rasyiqa untuk kembali ke panggung, bahkan melakukan tur musik. (Z-10)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved