Minggu 04 Desember 2022, 19:27 WIB

Tropic Fever Memanggil Kembali Ingatan Zaman Kolonial

Meilani Teniwut | Hiburan
Tropic Fever Memanggil Kembali Ingatan Zaman Kolonial

MI/Meilani
Sutradara Tropic Fever (kiri ke kanan): Robin Hartanto - Perdana - Mahardika Yudha

 

ERA kolonialisme meninggalkan banyak jejak penting dari bangsa Eropa di Indonesia. Masa-masa itu lantas dihadirkan kembali dalam sebuah film berjudul Tropic Fever.

Film garapan tiga pemuda yakni Mahardika Yudha, Robin Hartanto Honggare dan Perdana Roswaldyte dibuat pada akhir November 2022. Film tersebut diceritakan dalam tiga bab dan menarasikan monolog berdasarkan sebuah buku semi-autobiografi yang ditulis oleh László Székely, seorang manajer kebun asal Hungaria yang telah beberapa tahun bekerja di Sumatra.

"Jadi awalnya Robin yang melakukan penelitian. Lalu Robin kontak saya untuk menyusun narasi dan memilah arsip yang mana yang mau kita ambil, terus kita kontak Diki dan akhirnya ada kerjanya jadi bareng-bareng," kata Perdana.

Film ini menyandingkan narasi sastra dan arsip visual dari beberapa institusi di Belanda. Ketiga sutradara tersebut membuat proyek ini bertujuan untuk menunjukkan implikasi spasial dan jejak rasial yang melekat pada praktik ekstraksi komoditas, sebuah motif ekonomi yang berperan penting dalam menopang kolonialisme.

"Jadi ini bukan hanya soal masalah orang dijajah namun ada struktur lain lagi yang akhirnya mempengaruhi masalah lainnya. Mungkin kalau sekarang isu-isu kebun dan lingkungannya itu sudah biasa. Jadi di situ kami harus bisa membingkai masalah yang kompleks ini dan itu yang menjadi tantangan buat Diki untuk bisa mengambil footage-footage tertentu dan beberapa teks yang kami pilih tidak terlalu kasar tetapi cukup yang ironis saja," tuturnya.

Baca juga: Pakar Pidana Sebut KUHP Saat ini Warisan Kolonial Belanda

Sementara itu, Robin Hartanto menyampaikan film ini diceritakan berdasarkan fakta sejarah. 

"Harus hati-hati dalam menyampaikan fakta. Kalau lihat sejarah kolonial ini banyak hal yang kelam namun kita bisa perhatikan apa yang terjadi dan dari situ kita bisa belajar banyak," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Metamorfosis Supergirlies Jadi Gliese dengan Performa Lebih Menggoda

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 20:54 WIB
Gliese yang merupakan girlband yang berhasil bermetamorfosis dari Super Girlies dan secara resmi menyatakan kembali ke kancah dunia...
Soompi

Dalam Sehari, Album Baru TXT Terjual 1,8 Juta Kopi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 29 Januari 2023, 13:00 WIB
EP kelima bertajuk The Name Chapter: Temptation itu diklaim BighHit Music, agensi yang menaungi TXT, telah terjual 1.868.919 kopi pada...
AFP/Frazer Harrison/Getty Images

Tobey Maguire Buka Peluang Kembali Jadi Spiderman

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 29 Januari 2023, 12:15 WIB
Maguire menambahkan dia pasti akan mengatakan "ya" untuk proyek selanjutnya yang mungkin telah disiapkan Marvel untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya