Jumat 12 Agustus 2022, 12:15 WIB

Lewat Film Sayap Sayap Patah, Masyarakat Diingatkan akan Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Mediaindonesia.com | Hiburan
Lewat Film Sayap Sayap Patah, Masyarakat Diingatkan akan Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Dok.Maxima Pictures
Para pemeran film dan sutradara Sayap Sayap Patah jumpa pers

 

ADA berbagai cara untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat. Salah satunya lewat film. Sayap Sayap Patah merupakan film drama romansa yang mengambil latar peristiwa Densus 88. 

Film yang disutradarai Rudi Soedjarwo itu merupakan garapan Maxima Pictures dan Denny Siregar Production yang akan tayang di bioskop pada 18 Agustus nanti. Film yang dilakoni aktor Nicholas Saputra dan Ariel Tatum itu mengisahkan seorang anggota polisi yang harus siaga dalam bertugas khususnya pada saat kerusuhan berdarah di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 8 Mei 2018 silam.

Menurut Denny ada banyak pesan moral yang ingin disampaikan melalui tayangan film itu. Terutama membuka mata masyarakat bahwa aksi terorisme sangat kejam dan mengancam kehidupan umat manusia.

"Pada intinya kita ingin memberitahukan kepada semua orang bahwa terorisme itu ada, nyata dan kejam," ujarnya.

"Sebenarnya film ini juga menggambarkan bagaimana keluarga dari kepolisian terutama Densus 88 itu juga mendapatkan tekanan yang sama," lanjutnya.

Ia pun berharap, manfaat yang bisa diperoleh dari tontonan film itu dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, lanjutnya, karya serupa akan terus diproduksi dengan tujuan Indonesia terbebas dari paham-paham radikalisme dan terorisme.

"Saya tidak hanya akan memproduksi satu ini, saya akan memproduksi banyak film yang lainnya," ungkapnya.

Terorisme bukan hanya mengancam warga sipil namun juga mengancam aparat keamanan. Seperti meninggal dunianya 5 anggota polisi akibat kerusuhan narapidana kasus terorisme dengan diawali oleh aksi penyanderaan anggota polisi yang bertugas di rutan.

Melalui film yang diangkat dari kejadian nyata itu, dia juga mengajak publik agar bersama-sama melawan dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham serta gerakan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

"Saya ingin semua orang itu melawan teroris dan tidak menerima mereka sebagai bagian daripada NKRI. Yang saya bicarakan itu adalah pemikirannya bukan orangnya. Orangnya kalau dia mau kembali kepada NKRI berarti kita rangkul kembali, tapi pemikiran yang kita tolak jauh-jauh," pungkasnya. (RO/A-1)

Baca Juga

Instagram @deelestari

Dee Rangkum Persaaan Sedih yang Mendalam Lewat Berduka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 08 Desember 2022, 12:30 WIB
Berduka mengungkapkan perasaan ketika manusia sedang rapuh-rapuhnya dan ingin berserah sepenuhnya kepada...
Instagram @voxxesmusic

Single Terbaru Voxxes Hadirkan Nuansa Romantis

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 08 Desember 2022, 12:00 WIB
Lagu itu terinspirasi dari kota yang tengah disinggahi oleh salah satu personel Voxxes, Rr. Ia merangkum setiap energi yang ia peroleh ke...
ANTARA/HO-Netlix

Serial Drama Terbaru Song Hye Kyo akan Jadi Penutup 2022

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 08 Desember 2022, 11:30 WIB
Song Hye Kyo akan beradu akting dengan Lee Do Hyun dengan karakter yang berbeda dari peran yang pernah ia mainkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya