Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH merilis single Drink or Two pada 2020, Cattleya kembali mengeluarkan lagu terbaru berjudul Foretold, Foretold bercerita tentang dinamika kisah percintaan.
"Seseorang membutuhkan keberanian untuk jatuh cinta dan menjalin hubungan. Seiring perjalanan, banyak hal yang tidak disangka datang menghadang. Segala tawa dan bahagia lantas berubah air mata perpisahan. Meskipun begitu, semoga kita tidak lupa melanjutkan perjalanan hidup hingga akhirnya berani untuk kembali memupuk cinta. Pada akhirnya, cinta bukanlah sesuatu yang bisa diramalkan. Manusia tidak akan tau tanpa menjalaninya," papar Cattleya mengenai lagu Foretold.
“Lagu ini mewakili perjalanan hubungan seseorang. Harapannya, bisa membantu mereka untuk mengingat-ingat indahnya jatuh cinta, bahwa kita selalu punya kesempatan untuk belajar jatuh cinta lagi,” lanjut penyanyi kelahiran 1996 itu.
Baca juga: Pamungkas dan To The Bone Rajai Spotify Sepanjang 2021
Foretold merupakan single kedua Cattleya yang nantinya akan terhimpun dalam EP Love is Not That Romantic (2022).
Artwork lagu itu digarap oleh Ismail Ibnu Pasha. Dengan diproduseri Daniel, Alit dan Binar dari Loneliest Club, Foretold sudah dapat didengarkan dalam digital streaming services mulai 3 Desember 2021. (RO/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved