Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Groovebox Story Berkarya di Tengah Pandemi

Basuki Eka Purnama
19/1/2021 06:25

BAND beraliran synthpop pendatang baru asal Jakarta, Groovebox Story, merilis EP perdana mereka yang berjudul Someday Somewhere dengan judul single yang sama seperti judul EP pada 12 Januari 2020. Selain itu, ada dua lagu sebagai b-side yaitu Submarine dan Submarine (Reno Renatama Remix).

Seperti apa musik Groovebox Story? Musik mereka bercerita tentang kehidupan yang difilter lewat Groove-box, perangkat synthesizer utama yang digunakan mereka dalam berkarya di awal pembuatan lagu.

Mereka berusaha mereplikasi sound vintage synthesizer dengan twist logika musik modern. Seperti membawakan karya Fariz RM dengan twist produksi Porter Robinson atau The Weeknd.

Baca juga: Slank Rilis Album Ke-24 Berjudul Vaksin

“Besar di era 80-an, synthpop dan musik elektronik membentuk referensi dan membawa saya ke kondisi sekarang”, ujar Iman Hudaya atau yang kerap disapa Aroel, salah satu penggagas Groovebox Story yang dalam kesehariannya bekerja dalam pembuatan Jingle dan Music Scoring untuk iklan beberapa brand.

Sebelumnya, Aroel merupakan salah satu personel band Planet Bumi dan Stereomantic.

Aroel mengajak Deni Priyanto atau yang akrab disapa Ined untuk membentuk sebuah band cover yang membawakan lagu lagu hits 80-an (dalam hal ini lebih ke era new wave seperti Pet Shop Boys, New Order, Depeche Mode, A-ha, Duran Duran, dll)

Bisa dibilang Ined sudah banyak malang melintang juga dalam skena musik indie melalui bandnya yang bernama Gin & Tonic.

Ined pun kerap kali menggelar acara-acara yang banyak menampilkan band-band nonmainstream dan juga juga kerap kali menjadi host dalam beberapa acara musik.

Ined juga tergabung dalam komunitas Star Wars indonesia Order 66 dan sering tampil dalam berbagai acara cosplay.

Penggemar nuansa 80s ini juga sangat gemar berolahraga. Tidak heran kalau dia paling terlihat sporty dan hyperatraktif dibandingkan personel lainnya.

Selanjutnya mereka mulai menyusun lagu selanjutnya berjudul Submarine, sebuah lagu instrumental yang sangat kental dengan unsur dansanya.

Lagu ini membawa mereka kepada diskusi dengen beberapa sahabat, salah satunya adalah Shafiq Muljanto, General Manager H:3, sebuah Advertising Agency.

Dari diskusi inilah ditajamkan temanya, dengan menambahkan pesan sosial mengenai gambaran Jakarta, yang merupakan kota dengan penurunan permukaan tanah tercepat (bahkan diperkirakan pada 2050, seperempat wilayah kota akan berada di bawah permukaan laut).

Melodi dan tema yang ada di lagu ini menarik Lembu Wirowo Jati, pekerja iklan yang mungkin banyak dikenal sebagai vocalis group musik Club 80s. Lembu kemudian menyumbangkan suaranya untuk lagu ini. Selain itu, Jonathan White, yang merupakan seorang penyiar radio, juga menyumbangkan suara untuk membaca narasi di lagu ini.

Keisengan yang mengawali semuanya, di tengah pandemi covid-19 mengharuskan untuk bekerja dari rumah berakhir dengan lahirnya lebih dari 20 lagu lainnya.

Dalam perjalanannya diajaklah Fery Rahman (Fey) untuk memperkuat formasi Groovebox Story. Keseharian Fey sama seperti Aroel, yaitu membuat Jingle dan Music Scoring untuk iklan beberapa brand. Kesamaan visi membuatnya mau bergabung dengan band ini.

Beranjak dewasa di sebuah desa bernama Glenmore, Fey memulai petualangan bermusik dengan bermain instrumen keyboard menirukan notasi film-film kartun dan program acara musik di depan televisi pada era 90an.

Pada 2002 Fey berpindah ke ibu kota meneruskan kecintaan bermusiknya. Bermain di venue malam, menjadi session player, berkolaborasi dengan artis-artis dan musisi-musisi yang telah lebih dulu malang melintang di Industri musik Indonesia.

Pada akhir 2016, dia meninggalkan profesinya sebagai komposer musik di sebuah Audio Post House dan menempuh perjalanan ke beberapa negara demi mengeksplorasi musik-musik tradisional dan budaya yang berbeda. Fey kembali ke Indonesia di awal 2020.

Ketika hampir semua materi selesai sampailah pada sebuah pertanyaan besar, siapa yang akan menyanyikannya?

Sebuah perjumpaan tidak terduga dengan Zidni Hakim, vokalis yang juga aktif di dunia perfilman dengan memiliki pengalaman sebagai talent iklan dari 2008 dan juga aktor FTV dari 2011 hingga sekarang. Zidni sangat aktif di dunia peran melalui film Gundala, Perempuan Tanah Jahanam, dan Catatan si Boy the series di Net TV. Pengalaman sebagai vocalis sudah teruji lewat band terdahulunya, Tiket.

Zidni diaudisi untuk membawakan 1 lagu dari Groovebox Story dan ternyata bisa meyakinkan Aroel, Fey, Ined, dan Shafiq bahwa mereka sudah menemukan vokalis untuk Groovebox Story.

Groovebox Story adalah adalah twist dari kehidupan mereka yang kesehariannya hidup dan berkarya di industri komersial. Mereka mengerjakan karya ini secara suka-suka dan sebebas-bebasnya.

Mereka berencana menelurkan EP setiap bulan sepanjang 2021. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya