Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAM pergantian tahun dipilih Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar, 61, untuk melakukan silaturahim dengan para ulama dan menggelar pengajian.
Siti menggelar pengajian di rumah dinasnya, di Jalan Denpasar, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12/2017).
Ia juga memanfaatkan momen tersebut untuk berkumpul bersama keluarga besar di tengah padatnya agenda kerja sebagai menteri.
"Bisa ngumpul bersama keluarga, anak, dan cucu, menggelar pengajian dan mendengarkan tausiah. Momen ini juga saya gunakan untuk bisa kumpul-kumpul bersama keluarga besar apalagi selama ini saya sangat sedikit waktunya bisa bersama mereka," kata Menteri Siti.
Momen tahun baru, baginya juga merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan dan meresapi berbagai hal yang telah dilalui dan mengumpulkan tekad untuk terus memberikan kerja yang terbaik untuk Tanah Air.
"Semoga kita semua dinaungi keberkahan usia dan tetap diberi kekuatan berkarya untuk Indonesia tercinta. Selamat Tahun Baru 2018," ucap dia.
Tidak lupa ia juga berpesan kepada masyarakat melalui akun media sosialnya. Pesan yang ia sampaikan ialah semangat mencintai alam dan pentingnya menjaga lingkungan.
"Tahun boleh berganti, namun untuk Indonesia harus tetap satu hati. Cintai alam dan teruslah menjaga lingkungan. Siapkan warisan terbaik untuk generasi kita nanti," tutur isteri Rusli Rachman itu.
Silaturahim
Sebelumnya, di pekan terakhir menjelang tutup tahun 2017 yang juga memasuki hari libur kerja, Menteri Siti memboyong jajaran eselon I KLHK dan para pakar, bersilaturahim dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Kedatangan Menteri Siti diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj beserta jajarannya.
Selain menggelar diskusi, pada kesempatan tersebut juga disepakati rencana berbagai kerja sama bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Kami membicarakan banyak hal, terutama tentang rencana kerja sama membangun kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan pemerintah, yakni Reforma Agraria dan Akses Hutan Sosial. Dibahas juga soal kerja lapangan pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan circular economy," kata Menteri Siti menjelaskan agenda pertemuan tersebut.
Menurut rencana, pihaknya juga bakal segera mengagendakan pertemuan dengan para ulama dari unsur Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Menurutnya, itu dilakukan karena organisasi-organisasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung program dan kebijakan pemerintah khususnya yang ada di KLHK.
"Silaturahim juga akan dilaksanakan ke PP Muhammadiyah dan MUI sebagaimana direncanakan KLHK dalam rangka kebijakan keadilan ekonomi masyarakat," kata ibu dua anak itu. (H-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved