Kamis 26 Oktober 2017, 04:01 WIB

Enthus Susmono Kembali Bikin Heboh

(JI/H-5) | Hiburan
Enthus Susmono Kembali Bikin Heboh

MI/IMMANUEL ANTONIUS

 

BUPATI Tegal, Jawa Tengah, Enthus Susmono, 51, kembali bikin heboh. Dia menggagas penggantian slogan Kabupaten Tegal dari ‘Tegal ayu’ atau ‘Slawi ayu’ (Slawi ialah ibu kota Kabupaten Tegal) menjadi ‘Tegal hadiningrat’. Sontak ide itu mendapat respons pro-kontra selama sepekan lalu. Maklum, kosakata ‘hadiningrat’ melekat pada keraton di Jawa Tengah--Surakarta/Solo dan Yogyakarta. Sementara itu, Kabupaten Tegal daerah luar keraton, bahkan pesisir alias di kawasan pantura.

Bukan Ki Enthus kalau tak pandai menangkis tudingan bahwa bupati yang dalang mbeling ini ingin menghidup-hidupkan kembali sikap feodalisme, yang di zaman reformasi ini dinilai sudah usang. "Banyak orang yang gagal paham. Hadiningrat itu cuma sebutan bahasa Sanskerta, yang artinya hadi itu baik atau terhormat, ning itu di atau dari, dan rat itu rakyat. Terjemahan bebasnya baik, dari rakyat untuk rakyat. Jadi bukan feodalisme, malah kebalikannya," ucap lelaki kelahiran Tegal, 21 Juni 1966, ini di rumah dinasnya, pekan lalu. (JI/H-5)

Baca Juga

DOK akun Rhoma Irama di Instagram.

Rhoma Irama Kabarkan Maestro Suling Soneta Formasi Pertama Meninggal Dunia

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 16:30 WIB
Pengumuman itu disampaikan Rhoma Irama sekitar dua jam yang...
DOK Pribadi.

Streamer Facebook Gaming dari Singapura Sukses Pikat Netizen Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 14:10 WIB
Dengan niat mencapai impian, ia membangun komunitas bersama teman-temannya, hingga kemudian dirinya sampai di gerbang...
AFP/Tolga AKMEN

Henry Golding Siap Gantikan Daniel Craig sebagai James Bond

👤Lidya Tannia Bangguna 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 12:53 WIB
Golding adalah aktor yang sedang naik daun di Hollywood dan baru-baru ini mengambil alih peran Snake Eyes untuk memimpin film GI Joe...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya