Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGALAH demi kebaikan, berkorban demi kebaikan, sangat perlu diterapkan dalam menjalani kehidupan.
Dengan begitu, kita akan menjalani hidup dengan rukun dan tenang berkat kekayaan batin.
"Ibu saya selalu mengajarkan sikap mengalah itu kepada anak-anaknya. Dalam ajaran kebijaksanaan Tiongkok sikap mengalah itu ada dalam kisah murid Confucius, Yan Hui, dan 8 x 3 = 23," ujar Direktur PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat saat menunjukkan lukisan tentang orangtua menasihati anak-anak, di rumahnya Jakarta Selatan, Senin (12/6).
Kisah 8 x 3 = 23 itu, tutur Irwan, berawal dari pertengkaran antara penjual dan pembeli bakpao.
Si pembeli hanya mau membayar 23 RMB untuk tiga bakpao, sedangkan penjual mengatakan 24 (harga bakpao 8 RMB per buah).
Pertengkaran keduanya membuat mereka dikerumuni banyak orang.
Karena melihat itu, Yan Hui menasihati si pembeli untuk membayar 24, tapi ia malah dibentak.
Si pembeli menantang Yan Hui bila 8 x 3= 24 ia akan menggorok lehernya.
Namun, kalau 8 x 3 = 23, Yan harus meletakkan jabatannya.
Mereka pun pergi ke Confusius menanyakan kebenarannya.
Alangkah kagetnya Yan, karena gurunya membenarkan si pembeli.
Si pembeli bersorak gembira karena merasa benar.
Karena melihat Yan kecewa, lanjut Irwan, CKonfusius pun menjelaskan,"8 x 3 memang 24, tetapi kalau saya mengatakan itu si pembeli akan menggorok lehernya, maka akan hilang satu nyawa, sementara kamu hanya jabatan yang bisa kamu peroleh lagi.
"Jadi 8 x 3 = 24 itu untuk orang pintar, tetapi 8 x 3 = 23 perlu kebijaksanaan. Dalam menjalani hidup ini kadang tidak melulu harus diukur dengan yang masuk akal. Ada kalanya perlu bijak memahami keadaan dan arus rela mengalah serta berkorban demi kebaikan," tutup Irwan. (Ros/M-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved