Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

29/12/2021 17:00

Mengembalikan Kejayaan Blok Rokan

Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengecek pompa angguk atau pumping unit di Central Gathering Station (CGS) 10 Field Duri, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (29/12/2021).

Blok Rokan merupakan 'legenda hidup' industri migas nasional. Blok Migas di Riau ini begitu tersohor karena pernah mencapai puncak produksi 1 juta barel per hari (bph) pada tahun 1970-an. Dulunya blok ini dikuasai oleh Caltex yang merupakan cikal bakal PT Chevron Pacific Indonesia. Perusahaan Amerika Serikat ini sudah mengebor sekitar 11.000 sumur minyak yang dilakukan hampir 100 tahun silam. Ada dua lapangan yang terkenal di Blok Rokan, yakni Lapangan Minas dan Lapangan Duri. Dua lapangan ini menjadi tulang punggung produksi Chevron kala itu dan juga nasional. Pada 9 Agustus 2021, kontrak Chevron berakhir dan beralih ke PT Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina. BUMN migas ini secara penuh memiliki 100 persen saham Blok Rokan yang memiliki luas wilayah kerja 6.200 km persegi meliputi tujuh Kabupaten di Provinsi Riau. Blok Rokan diperkirakan masih memiliki cadangan minyak sekitar 1,5 miliar-2 miliar barel. Pada 9 Agustus 2021, kontrak Chevron berakhir dan beralih ke PT Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina. BUMN migas ini secara penuh memiliki 100% saham Blok Rokan yang memiliki luas wilayah kerja 6.200 km persegi meliputi tujuh Kabupaten di Provinsi Riau. Blok Rokan diperkirakan masih memiliki cadangan minyak sekitar 1,5 miliar-2 miliar barel. ANTARA/NOVA WAHYUDI/Ole

Baca Juga
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik