Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Strategi Ramadan Dongkrak Penjualan, Lima Brand di Tokopedia dan TikTok Shop Tumbuh Pesat

Heryadi
12/3/2026 05:10
Strategi Ramadan Dongkrak Penjualan, Lima Brand di Tokopedia dan TikTok Shop Tumbuh Pesat
Pemilik Bittersweet by Najla, Najla Bisyir.(Dok.TikTok )

SEJUMLAH pelaku usaha di platform e-commerce Tokopedia dan TikTok Shop mencatat pertumbuhan signifikan selama Ramadan 2026. Berbagai strategi pemasaran yang memanfaatkan fitur digital, kampanye promosi, hingga kolaborasi dengan kreator konten dinilai menjadi kunci peningkatan penjualan.

Tokopedia dan TikTok Shop mencatat pesanan dari penjual yang berpartisipasi dalam kampanye Ramadan Ekstra Seru pada tahun sebelumnya meningkat rata-rata dua kali lipat. Tren positif ini diperkirakan berlanjut pada Ramadan tahun ini, seiring konsumsi masyarakat yang dinilai tetap terjaga meski di tengah dinamika ekonomi.

Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan pihaknya terus berupaya mendukung pertumbuhan pelaku usaha melalui berbagai fitur dan kampanye yang relevan.

“Sebagai mitra pertumbuhan penjual, kami berupaya menghadirkan pengalaman #JualanNyaman melalui fitur dan kampanye yang relevan, sehingga penjual dapat fokus berinovasi dan melayani pelanggan, terutama di bulan suci Ramadan,” ujar Stephanie.

Ia menambahkan, momentum Ramadan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam ekosistem digital yang aman dan terpercaya.

Sejumlah brand yang berjualan di Tokopedia dan TikTok Shop membagikan pengalaman mereka dalam memanfaatkan momentum Ramadan, di antaranya Bittersweet by Najla, Kurma Alif, Royal Canin Indonesia, LEGO ID Official Distributor, dan PS Enterprise Official. Kelima brand tersebut masuk dalam Perpustakaan Studi Kasus Tokopedia dan TikTok Shop yang memuat praktik pertumbuhan bisnis di platform e-commerce.

BITTERSWEET BY NAYLA
Pemilik Bittersweet by Najla, Najla Bisyir, mengatakan brand miliknya mencatat lonjakan nilai transaksi hingga tujuh kali lipat melalui strategi trinity yang mengoptimalkan produk, konten video, dan alat pemasaran.

Menurut dia, pihaknya meluncurkan hampers khusus Ramadan dengan kemasan yang lebih kokoh untuk pengiriman nasional. Selain itu, sesi live streaming di TikTok diperpanjang hingga tujuh jam setiap hari dan melibatkan kreator konten untuk memperluas jangkauan.

“Kami percaya Ramadan bukan hanya soal volume penjualan, tetapi soal relevansi dan momentum. Dengan menghadirkan produk eksklusif, sesi LIVE yang konsisten, dan dukungan alat pemasaran dari Tokopedia dan TikTok Shop, kami berhasil menciptakan lonjakan pertumbuhan,” kata Najla.

KURMA ALIF
Sementara itu, Kurma Alif memilih fokus pada produk musiman yang identik dengan Ramadan, yaitu Kurma Safiya. Strategi tersebut mendorong kenaikan penjualan hingga 247%.

Pemilik Kurma Alif, Mutiara Nisa Rozdianda, menyebutkan sekitar 90% penjualan selama Ramadan berasal dari affiliate content creator yang mempromosikan produk melalui konten bertema persiapan Ramadan.

“Fokus pada produk yang sangat dekat dengan Ramadan seperti Kurma Safiya, lalu menggerakkannya lewat ekosistem affiliate dan sesi LIVE yang masif, menjadi kunci pertumbuhan Kurma Alif di Ramadan tahun ini,” ujar Mutiara.

ROYAL CANIN
Di kategori perlengkapan hewan peliharaan, Royal Canin Indonesia mencatat peningkatan penjualan lebih dari 356% melalui strategi pemasaran berbasis komunitas. Perusahaan tersebut membangun jaringan lebih dari 200 affiliate content creator dan menjalankan sesi live streaming intensif selama 8 hingga 10 jam setiap hari.

Perwakilan Royal Canin Indonesia mengatakan strategi tersebut dikombinasikan dengan bundling produk seperti Kitten Starter Bundle dan Wet Food Set of 3 Collection untuk meningkatkan nilai transaksi.

“Kami tidak hanya mengejar penjualan jangka pendek, tetapi membangun ekosistem. Dengan lebih dari 200 affiliate aktif dan strategi LIVE streaming yang konsisten, kami berharap dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di TikTok Shop by Tokopedia,” ujarnya.

LEGO ID
Di kategori mainan, LEGO ID Official Distributor mencatat peningkatan transaksi sebesar 52% dengan menerapkan strategi bundling produk serta program promosi buy one get one (B1G1). Strategi tersebut mendorong konsumen membeli lebih dari satu produk sekaligus dan meningkatkan nilai pesanan rata-rata.

E-commerce Manager LEGO ID Official Distributor, Nikken, mengatakan promosi tersebut diperkuat dengan kampanye Super Brand Day di Tokopedia serta dukungan Key Opinion Leader (KOL).

“Optimasi berbagai sumber daya seperti fitur iklan atau kampanye khusus di Tokopedia serta eksekusi berbasis data membantu kami merumuskan strategi promosi secara lebih tepat dan terukur,” kata Nikken.

PS ENTERPRISE
Sementara itu, PS Enterprise Official yang bergerak di penjualan gim memanfaatkan strategi flash sale dengan harga kompetitif selama Ramadan. Strategi tersebut mendorong peningkatan penjualan sebesar 42%.

Pemilik PS Enterprise Official, Kustandy, mengatakan pihaknya juga menempatkan iklan secara strategis di halaman utama Tokopedia untuk memaksimalkan eksposur pada momen belanja besar.

“Ramadan adalah momen di mana kami all-in. Dengan harga terbaik di Flash Sale dan dukungan eksposur maksimal, kami berharap bisa terus memecahkan target penjualan,” ujar Kustandy.

Tokopedia dan TikTok Shop menilai berbagai strategi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur digital, kolaborasi dengan kreator, serta fokus pada momentum belanja musiman dapat membantu pelaku usaha meningkatkan skala bisnis di platform e-commerce.  (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya