Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

KAI Siapkan Kereta Luxury dan Heritage, Uji Coba Juni

Media Indonesia
19/2/2026 14:13
KAI Siapkan Kereta Luxury dan Heritage, Uji Coba Juni
PT KAI kembangkan kereta konsep Experience, Luxury, dan Heritage di Balai Yasa Gubeng.(Antara)

PT Kereta Api Indonesia terus melakukan inovasi layanan dengan menyiapkan rangkaian kereta berkonsep experience, luxury, dan heritage yang saat ini dalam tahap pengerjaan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin pada Rabu (18/2/2026) meninjau langsung progres pengembangan sarana tersebut bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Hingga saat ini, progres tahap pertama mencapai sekitar 38% dan ditargetkan memasuki tahap uji coba pada Juni 2026 sebelum diluncurkan secara komersial.

Pertumbuhan Wisatawan Mancanegara Capai 131 Persen

Pengembangan konsep ini dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Jawa yang sangat signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total perjalanan wisata domestik di Pulau Jawa pada 2025 mencapai 777.760.821 perjalanan, tumbuh 10,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan tren tersebut, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh juga terus meningkat pesat. Secara kumulatif, dalam periode 2022 hingga 2025 terjadi pertumbuhan sebesar sekitar 131 persen, mencerminkan lonjakan lebih dari dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir.

Data Pertumbuhan Wisman Pengguna Kereta Api:
  • 2022: 300.708 wisman
  • 2023: 580.995 wisman
  • 2024: 669.226 wisman
  • 2025: 694.123 wisman

Fasilitas Mewah dan Sentuhan Heritage

Rangkaian yang tengah dipersiapkan terdiri dari 12 kereta yang mencakup kereta sleeper dengan ruang privat, kereta makan berkonsep fine dining, kereta lounge dengan fasilitas hiburan, serta kereta pendukung operasional. Seluruhnya dirancang melalui pendekatan revitalisasi sarana era 1980 hingga 1990-an yang dikembangkan ulang dengan standar kenyamanan modern.

“Kereta api melintasi berbagai wilayah dengan panorama yang kuat secara visual dan historis. Melalui konsep experience, luxury, dan heritage ini, KAI menghadirkan perjalanan yang memadukan kenyamanan premium dengan nilai historis dalam satu rangkaian layanan,” ujar Bobby Rasyidin.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari optimalisasi dan peremajaan aset, sekaligus menjaga karakter historis sarana agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan masa kini.

Ke depan, operasional akan difokuskan pada perjalanan tematik dengan rute pilihan yang menawarkan panorama terbaik serta terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan. Melalui inovasi ini, KAI optimistis dapat memperluas peran kereta api sebagai bagian penting dari industri pariwisata nasional. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya