Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

15 Tahun Kolaborasi Teknologi Maritim

M Ilham Ramadhan Avisena
11/2/2026 22:50
15 Tahun Kolaborasi Teknologi Maritim
Kerja sama antara MultiIntegra Technology Group (MITG) dan Politeknik Maritim AMI Makassar.(Dok. MI)

KERJA sama antara MultiIntegra Technology Group (MITG) dan Politeknik Maritim AMI Makassar telah memasuki tahun ke-15. Momentum itu ditandai dengan kunjungan CEO dan jajaran direksi MITG ke kampus tersebut sekaligus penyerahan penghargaan kepada Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar.

Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar, Amrin, menjelaskan institusinya menyelenggarakan pendidikan tinggi kemaritiman mulai dari Diploma III, Diploma IV hingga Magister Terapan, serta kursus keterampilan pelaut berbasis Standar Internasional STCW 1978 beserta amandemennya.

Dalam pelaksanaan program D-III dan D-IV Kepelautan serta Magister Terapan, kata Amrin, selain mengikuti ketentuan nasional seperti UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan ketentuan-ketentuan yang diterbitkan Kemendiktisaintek serta Kemenhub, Politeknik Maritim AMI Makassar selaku perguruan tinggi vokasi juga mengikuti ketentuan STCW Code Section A-I/6 Training and Assessment dengan menerapkan STCW Code Section A-I/12 Standards governing the use of simulators.

"Ini dilakukan secara konsisten dengan cara melengkapi politeknik dengan simulator yang berkualitas tinggi yang sanggup menyimulasikan semua training scenario secara sempurna, serta bisa dipakai sebagai media asesmen dan sarana ujian komprehensif dalam rangka sertifikasi keahlian pelaut," kata Amrin dikutip pada Rabu (11/2).

Selain program kepelautan, kampus ini juga membuka program non-kepelautan seperti Manajemen Pelabuhan, Manajemen Logistik, Bisnis dan Logistik Maritim, hingga Magister Terapan Pemasaran, Inovasi dan Teknologi. Institusi ini tercatat memperoleh sejumlah penghargaan dari LLDIKTI Wilayah IX SULTAN BATARA dan disebut sebagai salah satu perguruan tinggi maritim swasta terkemuka di Indonesia Timur.

Dari sisi industri, MITG menilai kolaborasi jangka panjang tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan vokasi maritim. CEO MITG Aloys Sutarto menegaskan dukungan perusahaan melalui penyediaan perangkat pelatihan berbasis teknologi.

"Kami mengetahui program International Maritime Organization (IMO) Green Voyage 2050 dan teknologi MASS (Maritime Autonomous Surface Ship), namun dalam penyediaan simulator kami berusaha sejauh mungkin untuk tidak memberatkan Lembaga diklat sehingga kami menyediakan mulai dari jenis simulator Part Task, Full Mission Simulator, Smart Simulation berbasis Cloud, sampai Simulator berbasis Mixed Realities yang memadukan virtual reality dengan augmented reality untuk Nautika, Teknika, Electro Technical Officer (ETO) serta Radio Elektronika dan Operator Radio (REOR)," kata Aloys.

Ia juga menambahkan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kolaborasi. "Kunjungan kami kali ini selain untuk silaturahmi dan penyerahan penghargaan, juga untuk memperkuat kerjasama yang telah terjalin sejak 15 tahun yang lalu," jelasnya.

Dalam kurun waktu tersebut, Politeknik Maritim AMI Makassar mencatat sejumlah capaian, antara lain mempertahankan Approval Program Diklat Kepelautan dari Dirjen Perhubungan Laut lebih dari 10 tahun.

Selain itu, diraih pula akreditasi institusi dan program studi minimal Baik Sekali dari BAN-PT dan LAM. Hingga 2025, jumlah lulusannya tercatat 13.785 orang, dengan jumlah mahasiswa aktif per Januari 2026 mencapai 1.920 orang berdasarkan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

Kolaborasi antara penyedia teknologi dan lembaga pendidikan vokasi ini menunjukkan bagaimana kebutuhan standar internasional pelayaran diterjemahkan ke dalam fasilitas pelatihan dan sistem asesmen, sekaligus menjawab tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor transportasi laut. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya