Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tekanan daya beli dan perlambatan konsumsi pada sejumlah sektor, belanja berbasis hobi dan gaya hidup justru menunjukkan ketahanan tersendiri. Segmen ini terutama ditopang oleh kelas menengah perkotaan yang semakin selektif, namun tetap bersedia membelanjakan dana untuk produk bernilai tambah dan berbasis pengalaman. Kondisi inilah yang dibaca ritel audio premium Audio Centre dalam strategi pemulihan dan ekspansi terbarunya.
Setelah terdampak insiden kebakaran di Glodok Plaza pada awal 2025, Audio Centre resmi membuka toko baru di Citywalk Gajah Mada, Jakarta. Langkah ini tidak sekadar relokasi, tetapi menjadi bagian dari strategi menjaga relevansi bisnis di tengah perubahan pola konsumsi kelas menengah, khususnya pada kategori lifestyle dan hiburan rumah.
Audio Centre memulai bisnisnya pada 2003 dan sejak awal memposisikan diri sebagai spesialis perangkat audio rumah. Berbeda dengan ritel elektronik massal, perusahaan menggarap ceruk pasar konsumen yang menjadikan audio sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan fungsional.
"Sejak awal kami fokus pada kualitas suara yang nyaman dan natural, karena konsumen audio biasanya membeli berdasarkan pengalaman, bukan sekadar harga," ujar Ronald Leady, Director of Audio Centre, dalam peresmian toko baru Audio Centre, Jumat (6/2).
Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumsi hiburan di rumah ikut mendorong minat terhadap perangkat audio berkualitas, mulai dari home theatre hingga sistem stereo. Audio Centre memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan portofolio produk yang luas, mencakup berbagai kelas harga dan kebutuhan.
Sejumlah merek audio global dipasarkan, antara lain Musical Fidelity, Acoustic Energy, Cardas Audio, AudioQuest, Bowers & Wilkins, Denon, Dynaudio, JBL, Klipsch, Marantz, Sonus Faber, hingga McIntosh. Kurasi produk ini memungkinkan Audio Centre menjangkau konsumen kelas menengah atas yang masih aktif membelanjakan dana untuk produk lifestyle berumur pakai panjang.
Di sisi lain, perubahan perilaku belanja juga mendorong perusahaan menyesuaikan strategi distribusi. Selain mengandalkan toko fisik sebagai pusat pengalaman, Audio Centre memperluas kanal penjualan melalui berbagai platform e-commerce, termasuk Tokopedia, TikTok Shop, Shopee, dan Blibli, serta kanal penjualan daring melalui situs resmi.
Pendekatan omnichannel ini dinilai penting untuk menjangkau konsumen kelas menengah yang semakin terbiasa melakukan riset dan transaksi secara digital, namun tetap ingin memastikan kualitas produk melalui pengalaman langsung.
Toko baru di Citywalk Gajah Mada dirancang untuk memperkuat aspek tersebut. Seluruh area penjualan dan showroom kini berada dalam satu lokasi dengan konsep yang lebih modern dan fungsional. Audio Centre membagi toko ke dalam empat area berbeda sesuai kategori produk, serta menyediakan dua ruang demo khusus untuk pengalaman mendengarkan yang optimal.
"Ruang demo menjadi elemen penting karena keputusan pembelian perangkat audio premium sangat personal. Konsumen perlu merasakan langsung sebelum memutuskan," kata Ronald.
Founder Audio Centre Andrew Leady menilai pembukaan toko baru ini juga mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap daya beli segmen tertentu yang relatif resilien. Di tengah tantangan ritel dan tekanan konsumsi, belanja berbasis hobi dan lifestyle masih memiliki ruang tumbuh, terutama di kota-kota besar.
Dengan menggabungkan kekuatan pengalaman offline dan kanal digital, Audio Centre berharap dapat mempertahankan loyalitas pelanggan sekaligus menjangkau generasi konsumen baru. Strategi ini menjadi upaya perusahaan memanfaatkan perubahan pola belanja kelas menengah, yang kini lebih berhitung, namun tetap mengutamakan kualitas dan pengalaman dalam pengeluaran gaya hidupnya. (E-1)
Pelanggan Telkomsel yang ingin berpartisipasi cukup mengaktifkan paket yang menyertakan layanan WeTV VIP melalui kanal resmi Telkomsel.
Obesitas bukan lagi sekadar urusan gaya hidup, ini ancaman kesehatan global yang diam-diam merayap di tengah rutinitas modern.
SENNHEISER Group membukukan penjualan sebesar €492,3 juta pada tahun fiskal 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved