Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga emas global dalam beberapa hari terakhir mengalami koreksi setelah mencatat reli kuat sebelumnya. Namun demikian, koreksi tersebut dinilai tidak mengubah prospek struktural emas dalam jangka menengah hingga panjang, yang masih berada pada level tinggi secara fundamental.
Dalam laporan terbarunya, Goldman Sachs menegaskan bahwa pelemahan harga emas hari ini bersifat teknikal dan dipicu oleh volatilitas jangka pendek. Faktor-faktor utama yang selama ini menopang harga emas dinilai masih utuh, mulai dari permintaan berkelanjutan bank sentral, fungsi emas sebagai lindung nilai terhadap risiko kebijakan global, hingga minat investor institusional yang bersifat sticky dan cenderung tidak mudah berbalik arah.
Di tengah kondisi tersebut, GM Corporate Communication Merdeka Copper Gold Tom Malik menyebut PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) justru berada pada posisi yang semakin menarik. Harga saham EMAS saat ini masih mencerminkan asumsi yang relatif konservatif, sementara realisasi harga emas global telah bergerak jauh di atas asumsi tersebut.
"Sejumlah faktor utama menopang prospek EMAS ke depan. Pertama, koreksi harga emas dipandang sebagai fenomena jangka pendek, sementara outlook jangka menengah-panjang tetap positif," ujar Tom.
Kedua, imbuhnya, EMAS segera memasuki fase produksi, dengan Proyek Emas Pani diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 90.000 ounce emas per tahun pada tahap awal. Ketiga, struktur biaya yang kompetitif membuat EMAS relatif resilien di berbagai skenario harga emas.
"Keempat, sensitivitas (leverage) EMAS terhadap pergerakan harga emas masih besar, sehingga normalisasi sentimen pasar berpotensi cepat tercermin pada kinerja sahamnya," sambung Tom.
Dengan demikian, pelemahan harga emas saat ini lebih tepat dipandang sebagai noise jangka pendek, bukan perubahan arah tren. Di sisi lain, fundamental EMAS terus bergerak menuju fase yang lebih matang, sementara valuasi sahamnya masih tertinggal dibandingkan realitas harga emas global. (E-3)
Harga emas dunia mengalami koreksi tajam ke level US$ 4.742,73 per troy ounce, pada perdagangan Senin 2 Februaru 2026.
Harga emas Antam hari ini kembali bergerak naik setelah anjlok cukup dalam pada akhir pekan lalu. Harga emas hari ini melonjak Rp167.000 menjadi Rp3.027.000 per gram.
Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 2 Februaru 2026, terpantau stabil.
Harga emas di Indonesia masih bergerak tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global, didorong oleh meningkatnya permintaan investor dan aksi akumulasi emas oleh bank sentral
Harga emas Antam hari ini, Sabtu 31 Januari 2026, mengalami koreksi yang sangat dalam.
Harga emas dunia mengalami koreksi tajam ke level US$ 4.742,73 per troy ounce, pada perdagangan Senin 2 Februaru 2026.
Harga emas Antam hari ini kembali bergerak naik setelah anjlok cukup dalam pada akhir pekan lalu. Harga emas hari ini melonjak Rp167.000 menjadi Rp3.027.000 per gram.
Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 2 Februaru 2026, terpantau stabil.
Analisis lengkap penyebab harga emas turun hari ini. Sentimen The Fed, penguatan Dolar AS, dan aksi profit taking bikin emas Antam rontok.
Harga emas di Indonesia masih bergerak tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global, didorong oleh meningkatnya permintaan investor dan aksi akumulasi emas oleh bank sentral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved