Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Koreksi Harga Emas Dinilai Bersifat Jangka Pendek

Andhika Prasetyo
02/2/2026 12:57
Koreksi Harga Emas Dinilai Bersifat Jangka Pendek
Ilustrasi(Pixabay)

Harga emas global dalam beberapa hari terakhir mengalami koreksi setelah mencatat reli kuat sebelumnya. Namun demikian, koreksi tersebut dinilai tidak mengubah prospek struktural emas dalam jangka menengah hingga panjang, yang masih berada pada level tinggi secara fundamental.

Dalam laporan terbarunya, Goldman Sachs menegaskan bahwa pelemahan harga emas hari ini bersifat teknikal dan dipicu oleh volatilitas jangka pendek. Faktor-faktor utama yang selama ini menopang harga emas dinilai masih utuh, mulai dari permintaan berkelanjutan bank sentral, fungsi emas sebagai lindung nilai terhadap risiko kebijakan global, hingga minat investor institusional yang bersifat sticky dan cenderung tidak mudah berbalik arah.

Di tengah kondisi tersebut, GM Corporate Communication Merdeka Copper Gold Tom Malik menyebut PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) justru berada pada posisi yang semakin menarik. Harga saham EMAS saat ini masih mencerminkan asumsi yang relatif konservatif, sementara realisasi harga emas global telah bergerak jauh di atas asumsi tersebut.

"Sejumlah faktor utama menopang prospek EMAS ke depan. Pertama, koreksi harga emas dipandang sebagai fenomena jangka pendek, sementara outlook jangka menengah-panjang tetap positif," ujar Tom.

Kedua, imbuhnya, EMAS segera memasuki fase produksi, dengan Proyek Emas Pani diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 90.000 ounce emas per tahun pada tahap awal. Ketiga, struktur biaya yang kompetitif membuat EMAS relatif resilien di berbagai skenario harga emas.

"Keempat, sensitivitas (leverage) EMAS terhadap pergerakan harga emas masih besar, sehingga normalisasi sentimen pasar berpotensi cepat tercermin pada kinerja sahamnya," sambung Tom.

Dengan demikian, pelemahan harga emas saat ini lebih tepat dipandang sebagai noise jangka pendek, bukan perubahan arah tren. Di sisi lain, fundamental EMAS terus bergerak menuju fase yang lebih matang, sementara valuasi sahamnya masih tertinggal dibandingkan realitas harga emas global. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya