Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025

Ihfa Firdausya
25/1/2026 20:34
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025
Ilustrasi(Dok PIS)

EFISIENSI distribusi dan keandalan logistik menjadi kunci menjaga ketahanan energi nasional. Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan tantangan geografis Indonesia, PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan pengangkutan 170 miliar liter BBM dan LPG sepanjang 2025 untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga dari hulu ke hilir.

Dari total volume tersebut, sebanyak 107 miliar liter dialokasikan untuk mendukung keamanan pasokan energi nasional, sementara 63 miliar liter berasal dari layanan pengangkutan kargo untuk pasar internasional. Capaian ini menegaskan peran PIS sebagai urat nadi distribusi energi, sekaligus memperluas kontribusi bisnisnya di pasar global.

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan, realisasi angkutan tersebut menunjukkan kontribusi signifikan perusahaan dalam menjaga kontinuitas pasokan energi di seluruh wilayah. “Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global,” ujarnya, Selasa (21/1).

Kinerja 2025 ini melanjutkan tren pertumbuhan yang telah dibukukan pada tahun sebelumnya. Pada 2024, PIS mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG. Konsistensi peningkatan volume angkutan tersebut memperkuat posisi PIS dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika permintaan domestik dan global.

Untuk menopang keandalan distribusi, PIS terus memperkuat kapasitas armada. Hingga akhir 2025, jumlah kapal milik PIS mencapai 110 unit yang beroperasi penuh selama 24 jam dan tujuh hari dalam sepekan. Operasional ini didukung 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) guna memastikan kelancaran sandar serta bongkar muat di berbagai pelabuhan strategis.

Dari sisi strategi, PIS juga memperluas pasar non-captive melalui ekspansi rute internasional dan pembukaan tiga kantor pemasaran di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan bisnis sekaligus menopang efisiensi biaya logistik melalui optimalisasi rute dan diversifikasi kargo.

Aspek keselamatan menjadi pilar penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi. Sepanjang 2025, sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE), standar inspeksi internasional untuk kapal tanker. Pemenuhan standar ini menjadi prasyarat penting bagi keandalan operasional dan kepercayaan mitra global.

Sebagai subholding Integrated Marine Logistics Pertamina Group, PIS menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui transformasi operasional dan penguatan armada. “Langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional, serta memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia,” tutup Surya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya