Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Efisiensi Logistik Jadi Kunci Ekspansi UMKM di Daerah

Mirza Andreas
25/1/2026 02:25
Efisiensi Logistik Jadi Kunci Ekspansi UMKM di Daerah
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.(Dok. Lalamove)

USAHA mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama ini berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB). Namun, dalam proses ekspansi usaha, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari meningkatnya biaya operasional, keterbatasan modal, hingga kapasitas logistik yang belum memadai untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Tantangan logistik tersebut menjadi salah satu hambatan utama dalam pengembangan usaha UMKM, terutama di daerah. Kondisi ini mendorong platform pengiriman on-demand Lalamove menjalin kolaborasi dengan Kementerian UMKM melalui penyelenggaraan seminar bisnis di Medan, Sumatra Utara, Selasa (20/1), guna memperkenalkan solusi logistik berbasis teknologi bagi pelaku usaha.

Melalui seminar bertajuk Ekspansi & Efisiensi Bisnis Bersama Lalamove: Langkah Nyata Tumbuh dan Bangkit Bersama tersebut, Lalamove memaparkan berbagai solusi logistik terintegrasi yang dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan efisiensi distribusi. Solusi tersebut meliputi pilihan armada pengiriman yang beragam, layanan pengiriman fleksibel sesuai kebutuhan usaha, serta fitur multi-stop delivery yang memungkinkan pengiriman ke beberapa tujuan dalam satu perjalanan.

Managing Director Lalamove Indonesia Andito B Prakoso mengatakan, pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.

"Dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan logistik yang kami miliki, kami ingin membantu UMKM menjalankan pengiriman secara lebih efisien tanpa harus berinvestasi pada armada sendiri, sehingga pelaku usaha bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis," ujar Andito.

Sebagai kota terbesar di Pulau Sumatra dan salah satu pusat ekonomi regional, Medan dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih kompetitif. Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan dukungan ekosistem usaha yang mampu menjawab kebutuhan rantai pasok secara efisien dan berkelanjutan.

Seminar ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM lintas sektor, wirausaha lokal, komunitas bisnis, hingga startup binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Peserta memperoleh pemaparan mengenai strategi efisiensi operasional, ekspansi pasar, serta pemanfaatan solusi logistik dan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatra Utara Naslindo Sirait menegaskan bahwa penguatan UMKM membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan pelaku industri.

"Pengembangan UMKM tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diperlukan agar pelaku usaha memiliki akses terhadap solusi yang relevan, termasuk logistik dan pembiayaan, sehingga UMKM dapat naik kelas dan memperluas pasar," ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Lalamove dan Kementerian UMKM menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem UMKM yang lebih adaptif terhadap perubahan pasar. Pemanfaatan solusi logistik berbasis teknologi diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menekan biaya distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya