Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tengah mengembangkan 18 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi mencapai Rp618,13 triliun. Hal itu disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani. Rosan lebih lanjut menjelaskan dari proyek itu, enam proyek hilirisasi akan segera memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) dalam waktu dekat.
Poyek tersebut mencakup hilirisasi bauksit, alumina, aluminium, dengan sebagian besar berlokasi di Kalimantan Barat.
"Tiga proyek ada di daerah tersebut dengan investasinya kurang lebih US$2,8 miliar ( Rp47,31 triliun dengan asumsi kurs Rp16.896)," ungkap Rosan di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (15/1).
Selain proyek bauksit, Rosan menyebutkan sejumlah investasi hilirisasi lainnya yang juga akan segera berjalan, antara lain di pengembangan bioavtur refinery di Cilacap, bioetanol di Banyuwangi, serta hilirisasi di sektor peternakan.
Untuk sektor peternakan, proyek akan tersebar di lima daerah yang dinilai telah memenuhi kesiapan dan kelayakan dari target awal 13 lokasi yang direncanakan.
"Kita lihat yang sudah selesai visibilitas ada lima," kata Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) itu.
Selain itu, proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) yang bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG juga tengah dikembangkan. Seluruh 18 proyek hilirisasi tersebut ditargetkan sudah mulai dikerjakan dalam tiga bulan pertama 2026. (E-4)
Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Dinilai Sinyal Positif bagi Pasar dan Investor Asing
PERLAMBATAN realisasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2025 tidak lepas dari sikap pengusaha global yang cenderung menahan ekspansi di tengah tingginya ketidakpastian global.
Pengembangan industri nikel diarahkan untuk memperkuat ekosistem baterai kendaraan listrik (EV battery).
BADAN Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID mempertegas komitmen hilirisasi dengan mengalokasikan investasi mencapai Rp20,6 triliun.
"Arahan beliau, kalau yang sudah dilakukan evaluasi secara baik, secara benar, itu sudah bisa mulai dijalankan dulu."
Menurutnya, seluruh proyek yang telah menyelesaikan studi pra-kelayakan (pra-feasibilty study) akan diselesaikan tahun ini agar bisa mulai konstruksi pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved