Rabu 28 Desember 2016, 03:11 WIB

Perum Perindo Buka Ekspor Produk Perikanan ke AS

Jes/E-2 | Ekonomi
Perum Perindo Buka Ekspor Produk Perikanan ke AS

ANTARA/Wahyu Putro A

 

PERUM Perikanan Indonesia (Perindo) menyatakan pihaknya kembali mengembangkan pasar ekspor produk perikanan. Setelah ekspor ikan layang ke Korea Selatan dan olahan tuna ke Jepang, BUMN perikanan itu mengekspor olahan rajungan dan ikan ke Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya.

Pemberangkatan dua kontainer olahan rajungan dan ikan ke 'Negeri Paman Sam' dilakukan dari pabrik olahan rajungan yang dikelola Perindo bersama mitranya, PT Kemilau Bintang Timur (KBT), di Cirebon, kemarin.

Pengiriman dilakukan Direktur Operasi dan Pemasaran Perum Perindo Dendi Anggi Gumilang dan General Manager KBT Aris Guntoro. Turut menyaksikan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon Muhidin dan Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Jawa Barat Eko Sulistyanto.

Menurut Senior Manager Perdagangan dan Pengolahan Ikan Perum Perindo Wenny Prihatini, ekspor ke AS dengan volume 30 ton tersebut bernilai Rp3,9 miliar. "Kami sudah mulai ekspor ke AS. Selanjutnya, kami akan ekspor barang yang sama secara reguler, setidaknya sebulan dua kali," katanya dalam keterangan resmi.

Menurut Wenny, mayoritas rajungan dan ikan jenis mahi-mahi yang diekspor berasal dari nelayan Cirebon yang dibeli Perindo.

Selanjutnya, hasil laut itu diproses di Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan Rajungan di Kanci, Cirebon. "Ini merupakan produksi hasil kerja sama operasional antara Perindo dan KBT."Selain itu, sejak bulan ini Perindo juga mulai mengekspor ikan kerapu ke Hong Kong. Ikan diekspor dari Denpasar, Bali, dengan kargo udara. Ikan tersebut merupakan hasil produksi keramba jaring apung (KJA) Perum Perindo di Buleleng, Bali.

Menurut General Manager Strategic Business Unit (SBU) Marikultur Perum Perindo Muhibuddin Kotto, hingga akhir tahun ini produksi ke-rapu hidup Perindo masih berkisar ratusan kilogram.

Seiring dengan penambah-an KJA Perum Perindo, pada 2017 produksi kerapu hidup maupun ikan hidup premium lainnya ditargetkan akan meningkat hingga ribuan ton.

"Target itu kami buat karena kami menambah KJA di Bali dan lokasi lain seperti Sabang, Padang, Kepri, hingga Ambon.

Baca Juga

Dok. Kementan

Penyuluh Harus Dampingi Petani guna Menggenjot Produktivitas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:06 WIB
Ada 3 faktor kunci dalam pembangunan pertanian. Yakni, peneliti, petani, dan terakhir...
DOK KEMENTAN

Kementan Jajaki Kerja Sama Dorong Ekspor Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 08:53 WIB
Menurut pelaku usaha di Maroko, peluang beberapa komoditas pertanian masih terbuka lebar seperti green tea, kopi robusta, vanili, dan...
dok.kementerian koperasi dan UKM.

Menkop UKM: Pemerintah akan Lakukan Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 28 November 2021, 07:51 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya