Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mempertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas proses bisnis.
Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo R. Mahelan Prabantarikso mengatakan keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 ini menjadi bukti bahwa perusahaan secara konsisten menerapkan standar mutu internasional dalam menjalankan operasional.
"Melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu yang berkelanjutan, Askrindo memastikan seluruh proses operasional dijalankan secara disiplin, efisien, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, sehingga mampu menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan," ujar Mahelan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (29/12).
Audit ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen PT Chesna. Audit Surveillance tersebut mencakup lingkup inti Proses Akseptasi dan Klaim Asuransi Umum. Hasilnya, Askrindo mempertahankan sertifikasi tanpa temuan ketidaksesuaian, baik mayor maupun minor (nol temuan).
Perusahaan meyakini capaian ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Askrindo telah berjalan secara efektif, konsisten, dan sesuai standar internasional.
Lebih lanjut, Mahelan menjelaskan, penerapan ISO 9001:2015 di Askrindo tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif dan dokumentasi, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam setiap proses bisnis perusahaan.
"Mulai dari pengelolaan risiko, proses akseptasi, hingga penyelesaian klaim, seluruh tahapan dijalankan dengan pendekatan process-based dan risk-based thinking, sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kepuasan pelanggan," jelas Mahelan.
Dia menyatakan pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Askrindo dalam menerapkan standar mutu internasional secara konsisten, sekaligus mendukung penguatan kualitas layanan dan tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang.
Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang konsisten diyakini tidak hanya memastikan kualitas layanan tetap terjaga, tetapi juga membangun kepercayaan nasabah, mitra usaha, dan regulator terhadap kinerja perusahaan. (Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved