Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Fakta Rib McD: Kenikmatan Prosperity Burger yang Legendaris

Irvan Sihombing
23/12/2025 20:13
Fakta Rib McD: Kenikmatan Prosperity Burger yang Legendaris
Ilustrasi(Xinhua/Xie Tongqiang)

Mengenal Fenomena Rib McD di Indonesia

Bagi para penggemar setia restoran cepat saji McDonald's, kata kunci rib McD sering kali merujuk pada salah satu menu paling ikonik dan dinanti-nanti setiap tahunnya, yaitu Prosperity Burger. Meskipun secara teknis McDonald's Indonesia tidak menjual menu iga sapi utuh dengan tulang (ribs) dalam menu reguler hariannya, bentuk daging patty yang memanjang menyerupai susunan tulang iga membuat menu ini sering diasosiasikan dengan olahan iga. Kehadiran menu ini selalu sukses menciptakan antusiasme tinggi di kalangan masyarakat, terutama karena ketersediaannya yang terbatas atau bersifat seasonal.

Dalam dunia kuliner cepat saji, strategi rib McD atau yang lebih dikenal secara resmi sebagai Prosperity Burger ini merupakan contoh sukses dari pemasaran berbasis kelangkaan (scarcity marketing). Menu ini biasanya hadir menjelang akhir tahun atau menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, membawa cita rasa yang berbeda dari burger bulat konvensional pada umumnya. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai apa sebenarnya menu yang sering disebut sebagai 'rib' ini, variasi rasanya, hingga perbedaannya dengan menu global.

Prosperity Burger: Sang 'Rib' Versi Indonesia

Ketika pelanggan mencari rib McD di Indonesia, yang mereka temukan adalah kenikmatan dari Beef Prosperity Burger. Burger ini memiliki karakteristik yang sangat khas dan berbeda dari menu permanen seperti Big Mac atau Cheeseburger. Berikut adalah komponen utama yang membuat menu ini begitu spesial:

  • Bentuk Patty yang Unik: Daging sapi olahan dibentuk memanjang (persegi panjang dengan sisi membulat) menyerupai potongan daging iga tanpa tulang. Teksturnya yang lembut namun padat memberikan sensasi gigitan yang memuaskan.
  • Saus Lada Hitam (Black Pepper): Ini adalah kunci utama kelezatannya. Patty daging tersebut dicelupkan ke dalam saus lada hitam yang kental, memberikan rasa pedas, gurih, dan hangat di tenggorokan.
  • Bawang Bombay Segar: Taburan irisan bawang bombay (slivered onions) mentah di atasnya memberikan tekstur renyah dan rasa tajam yang menyeimbangkan creaminess dari saus.
  • Roti Wijen Panjang: Roti yang digunakan bukan bun bulat biasa, melainkan roti panjang bertabur wijen yang lembut, menyempurnakan bentuk menyerupai sandwich iga.

Perbedaan Krusial: McRib vs Prosperity Burger

Penting untuk meluruskan kesalahpahaman yang sering terjadi di kalangan netizen mengenai rib McD. Di kancah internasional, khususnya di Amerika Serikat dan Eropa, McDonald's memiliki menu bernama McRib. Meskipun terlihat serupa dengan Prosperity Burger, keduanya memiliki perbedaan mendasar yang sangat penting, terutama bagi konsumen di Indonesia yang mayoritas Muslim.

1. Bahan Dasar Daging

McRib yang dijual di negara-negara Barat umumnya menggunakan daging babi (pork) sebagai bahan dasar utamanya. Sementara itu, Prosperity Burger yang hadir di McDonald's Indonesia diformulasikan khusus menggunakan 100% daging sapi dan telah bersertifikasi Halal oleh MUI. Inilah mengapa nama 'McRib' tidak digunakan di Indonesia dan digantikan dengan 'Prosperity' yang membawa makna kemakmuran.

2. Profil Rasa

McRib global biasanya disajikan dengan saus BBQ yang manis dan tangy serta irisan acar (pickles). Sebaliknya, Prosperity Burger di Indonesia lebih menonjolkan profil rasa lada hitam (black pepper) yang lebih sesuai dengan lidah masyarakat lokal yang menyukai rasa gurih dan sedikit pedas. Meskipun terkadang tersedia varian saus jamur (mushroom sauce), varian lada hitam tetap menjadi primadona.

Varian Menu dan Kombinasi Sempurna

McDonald's Indonesia tidak hanya menyajikan satu jenis rib McD ini. Seiring berjalannya waktu, terdapat beberapa inovasi untuk memanjakan lidah pelanggan:

  1. Beef Prosperity Burger: Versi klasik dengan satu lapis daging sapi dan saus lada hitam.
  2. Double Beef Prosperity Burger: Bagi yang merasa satu lapis daging kurang memuaskan, varian ini menawarkan dua tumpuk daging sapi yang dilumuri saus melimpah.
  3. Fish Prosperity Burger: Alternatif bagi yang tidak mengonsumsi daging merah, menggunakan fillet ikan yang lembut dengan bentuk memanjang serupa.
  4. Mushroom Cheese Steak: Pada beberapa musim, McD juga meluncurkan varian dengan saus jamur dan tambahan keju, memberikan rasa yang lebih creamy dan earthy.

Untuk pengalaman makan yang maksimal, menu ini biasanya disandingkan dengan Curly Fries (kentang goreng keriting) yang renyah dan berbumbu, serta minuman segar seperti Lychee Fizz yang manis untuk menetralisir rasa pedas lada hitam.

Harga dan Ketersediaan

Karena sifatnya yang musiman, harga rib McD atau Prosperity Burger ini dapat berubah setiap tahunnya menyesuaikan dengan inflasi dan kebijakan restoran. Namun, sebagai gambaran, menu ini biasanya dibanderol dalam kisaran harga:

  • A la Carte (Burger saja): Mulai dari Rp35.000 - Rp45.000 untuk single, dan Rp50.000 - Rp60.000 untuk double.
  • Paket Hemat (Combo): Mulai dari Rp50.000 - Rp75.000, sudah termasuk Curly Fries dan minuman.

Ketersediaannya biasanya dimulai pada bulan Desember hingga Februari. Strategi waktu terbatas ini justru membuat para penggemar setia rela mengantre demi mendapatkan rasa nostalgik dari burger 'iga' ini.

Kesimpulan

Mencari rib McD di Indonesia berarti Anda sedang mencari kehangatan dan kelezatan dari Prosperity Burger. Meskipun berbeda dengan McRib global, versi lokal ini justru menawarkan cita rasa yang lebih relevan dan tentunya terjamin kehalalannya. Kombinasi daging sapi empuk, saus lada hitam yang nendang, dan bawang bombay segar menjadikan menu ini layak disebut sebagai salah satu menu legendaris di industri makanan cepat saji tanah air. Jadi, jika musim Prosperity telah tiba, pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan untuk mencicipinya sebelum menu ini menghilang kembali dari papan menu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya