Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jelang Nataru Stok BBM di Jateng dan DIY Aman, Konsumsi Pertamax Green Diprediksi Naik hingga 20 Persen

Supardji Rasban
16/12/2025 09:33
Jelang Nataru Stok BBM di Jateng dan DIY Aman, Konsumsi Pertamax Green Diprediksi Naik hingga 20 Persen
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan, berdialoig dengan sopir mobil tangki di Pertamina Fuel Terminal Tegal di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.(Dok Pertamina)

MENJELANG libur Natal dan Tahun Baru  (Nataru) 2025-2026, stok semua jenis BBM di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng dan DIY) aman. Konsumsi produk baru yakni Pertamax Green berkandung nabati diperediksi naik hingga 20 persen.

Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan, saat memantau sejumlah SPBU di wilayah Tegal  Raya (meliputi Kabupaten dan Kota Tegal).

“Di SPBU Rest Area Banjaratma Heritage Tol Pejagan-Pemalang Km 260 B ini, juga banyak kendaraan yang mengisi Pertamax Grren, yang diluncurkan di Jawa Tengah dan DIY yakni Pertamax Green Ron 95.

Taufiq menyebut, konsumsi yang pertama dari bulan Agustus 2025 di SPBU Res Area Banjaratma Heritage Km 260 B ini sampai dengan sekarang melayani penjualan mencapai 56.000 Liter. 

“Prediksi pada saat libur Nataru akan meningkat tajam di di wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai 20 persen,” kata Taufiq.

Taufiq menjelaskan, penjualan Pertamax Green khusus wilayah Tegal Raya yang ada di SPBU Res Area Banjaratma Heritage Km 260 B, dan SPBU di Slawi Kabupaten Tegal, diprediksi meningkat mencapai 24.000 Liter pada moment Nataru, mulai 15 Desember 2025 hinga 15 Januari 2206 mendatang.

“Kami juga tidak menyangka sebelumnya, karena mayoritas konsumennya dilihat profil biasanya mereka mengisi Pertalite. Namun, saat ini di SPBU Res Area Heritage Banjaratma Km 260 B ini, mereka mengisi Pertamax Green,” terang Taufiq.

Taufiq menambahkan, di wilayah sekitar Semarang dan daerah lain konsumen Pertamax Green mayoritas adalah Ojek Online (Ojol). Itu sebagai bukti bahwa mereka konsumen yang memutar roda perekonomian setiap hari merasakan sendiri pengalaman berkendara menggunakan Pertamax Green.

“Itu menjadi pilihan utama pada saat konsumen membutuhkan performa yang maksimal, dan lebih irit dari pada Pertalite. Pertamax Green posisinya ron di bawah Pertamax Turbo. Urutannya untuk Pertalite Ron 90, Pertamax 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo dengan Ron 98,” pungkasnya.

Sebelum ke SPBU di Rest Area Banjaratma Heritage Ol Pejagan-Pemalang Km 26 B ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) juga mengajak sejumlah jurnalis, mengecek Pertamina Fuel Terminal Tegal di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Pengecekan itu untuk memastikan BBM jenis gasoline dan solar aman jelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik