Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMETERIAN Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan skema relaksasi pembiayaan bagi pemerintah daerah (pemda) yang terdampak bencana, khususnya terkait pembangunan infrastruktur.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan relaksasi tersebut mencakup penyesuaian kewajiban pinjaman pemda kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), terutama untuk proyek infrastruktur yang rusak atau hilang akibat bencana.
"Di Kemenkeu kita hapusin apa ya, yang ada kan pinjaman Pemda ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) misalnya yang untuk bangun jembatan, bangun jalan, dan lain-lain. Kita lihat kalau infrastrukturnya sudah hilang, ya dibebasin," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/12)
Kendati demikian, Purbaya menegaskan penghapusan kewajiban pinjaman tidak dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, penyesuaian akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan infrastruktur di masing-masing daerah.
“Tapi kalau masih ada akan dikurangi sesuai dengan kondisi daerahnya. Kalau jembatannya masih itu, masa dibebasin. Kan ruas per ruas kan pasti bikinnya. Kita lihat kondisinya seperti apa,” kata Purbaya.
Purbaya menambahkan, pemerintah siap untuk meniadakan pembiayaan pada proyek-proyek infrastruktur yang rusak total akibat bencana. “Tapi kita siap untuk me-nol-kan proyek-proyek yang memang hilang. Hilang, jalannya hancur, kita nol-kan,” beber Purbaya.
Terkait perhitungan awal jumlah infrastruktur yang terdampak, termasuk jembatan, Purbaya menyebut proses pendataan masih berlangsung. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pembahasan lebih lanjut bersama PT SMI.
“Belum, sedang kita hitung lagi. Kan datanya kan masih masuk kan. Nanti kita akan diskusi dengan SMI seperti apa,” tandas Purbaya. (P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved