Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORASI pengamanan instalasi energi strategis kembali diperkuat menjelang lonjakan kebutuhan akhir tahun. PT Pertamina Energy Terminal (PET) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar video conference dengan Menteri Pertahanan RI yang terhubung serentak ke sejumlah objek vital Pertamina di berbagai daerah, termasuk LPG Terminal Tanjung Sekong dan kilang PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan pengamanan objek vital nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Instalasi Strategis yang digelar pada 1 Desember 2025.
Video conference diikuti dari berbagai lokasi strategis, antara lain PT KPI RU VI Balongan, RU V Balikpapan, RU IV Cilacap, RU II Dumai, RU III Plaju, Subholding Upstream Hulu Rokan, hingga C&T PPN JBB Plumpang. Keterlibatan banyak titik operasi ini mencerminkan koordinasi nasional lintas wilayah dalam menjaga keamanan sektor energi.
Di LPG Terminal Tanjung Sekong, kegiatan dihadiri jajaran TNI seperti Dandim 0623/Cilegon, Dandenhub Rem 064/MY, Danramil 2303/Merak, serta unsur Pasiops. Dari pihak Pertamina, hadir Vice President Terminal Operations PET, Manager HSSE PET, Manager TLPG Tanjung Sekong, dan jajaran manajemen yang terlibat langsung dalam operasional serta pengamanan terminal.
Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal, Bayu Prostiyono, menekankan bahwa sinergi dengan TNI menjadi faktor krusial dalam menjaga keandalan suplai energi nasional, terutama saat permintaan meningkat.
"Kolaborasi yang solid antara PET dan TNI menjadi langkah strategis dalam memastikan keandalan pasokan energi, terutama pada periode tingginya permintaan jelang Natal dan Tahun Baru. Melalui pengamanan terpadu ini, kami memastikan operasional di TLPG Tanjung Sekong berjalan aman, lancar, dan siap mendukung kebutuhan energi masyarakat," ujarnya dikutip pada Minggu (14/12).
PET menyatakan akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna meningkatkan ketahanan energi nasional. Pengamanan terintegrasi, kesiapsiagaan personel, dan kemampuan respons cepat dipandang sebagai kunci agar distribusi energi tetap berjalan tanpa gangguan.
Sebagai bagian dari PT Pertamina International Shipping (PIS) Subholding Integrated Marine Logistics, PET mengelola enam terminal energi strategis di Indonesia yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan pasokan energi nasional. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved