Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Setelah berhasil menjaga pertumbuhan stabil di kisaran 5% dalam beberapa tahun terakhir, tantangan berikutnya adalah mendorong ekonomi nasional menuju level 8% secara berkelanjutan.
Untuk mewujudkan target ambisius tersebut, para pemimpin lintas sektor sepakat bahwa Indonesia membutuhkan pendekatan baru, bukan hanya mengejar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat inklusivitas, kolaborasi, dan tata kelola yang lebih adaptif.
Kesadaran ini menjadi fondasi pelaksanaan Balairung Dialogue 2025 yang digagas oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dan Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan bahwa inklusivitas harus menjadi elemen utama dalam pembangunan ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan yang tinggi tidak dapat dicapai tanpa pemerataan akses terhadap pendidikan, kesehatan, konektivitas, air bersih, hingga perumahan. Infrastruktur tidak lagi dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat untuk menghadirkan kesejahteraan bagiseluruh lapisan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harusdiwujudkan secara adil dan merata, tanpa ada yang tertinggal,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (9/12).
Ketua Umum ILUNI UI, Pramudya A. Oktavinanda, menyampaikan pentingnya peran alumni sebagai jembatan yang mempertemukan gagasan lintas bidang. Alumni UI yang tersebar di berbagai posisi strategis dapat mendorong dialog bermutu dan menyatukan kepakaran demi menghasilkan solusinyata.
“Tidak ada tantangan besar bangsa yang dapat diselesaikan sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Umum IKASTARA, Mohamad Fachri, menyoroti bahwa inklusivitas harus menjadi prinsip dasar komunitas alumni dan ruang kebijakan publik. Ia pun menekankan pentingnya komunikasi kebijakan yang efektif kepada publik, karena salah satu tantangan pembangunan hari ini adalah bagaimana gagasan ekonomi dapat dipahami, diterima, dan diimplementasikan bersama.
Balairung Dialogue 2025 tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga langkah konkret untuk menyelaraskan agenda pembangunan nasional. Dengan menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil dalam satu ruang strategis, acara ini menguatkan komitmen kolektif menuju ekonomi masa depan yang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif.
Melalui dialog seperti ini, ILUNI UI dan IKASTARA berupaya memastikan bahwa arah kebijakan tidak hanya dibentuk oleh pemerintah, tetapi juga didukung oleh pemikiran independen yang mengakar pada kebutuhan masyarakat.
Ke depan, tantangan menuju pertumbuhan 8% tidak dapat dipisahkan dari transformasi digital, transisi energi, penguatan SDM, serta sistem pembiayaan yang lebih inovatif. Namun, fondasi utamanya tetap sama, yakni kolaborasi dan inklusivitas. Dengan harmonisasi gagasan antar pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat kemajuan ekonomi sekaligus memastikan manfaatnya dinikmati secara merata oleh seluruh warga negara. (E-4)
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Hal utama yang perlu digenjot adalah konsolidasi realisasi investasi di sektor hilirisasi.
Presiden Prabowo mengumumkan reshuffle kabinet, Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa mengejar pertumbuhan ekonomi 8%. Ada tiga skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia
Dalam 5 tahun ke depan, seperti kita ketahui bersama, bahwa kita memiliki angka Rp13.000 triliun untuk berbicara realisasi investasi. Bukan rencana investasi, tetapi realisasi investasi.
Ketika perekonomian global dan domestik memiliki kecenderungan melemah, APBN harus mengambil peran dan langkah countercyclical guna menjaga stabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved