Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyampaikan, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif berada di angka 5%, dirinya masih melihat ekosistem perekonomian di Indonesia masih rapuh dan tidak inklusif.
"Fondasi ekonomi kita masih sangat rapuh jika dilihat dari berbagai aspek, misalnya dari sisi efisiensi ekonomi yang ditunjukkan oleh nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang masih tinggi,” kata Huda saat dihubungi, Jumat (28/11).
Di sisi lain, Huda mengatakan bahwa untuk menciptakan nilai tambah perekonomian, membutuhkan investasi yang besar. Akibatnya, industri dalam negeri jalan di tempat atau bahkan mengalami penurunan kinerja.
"Industri kita mengalami deindustrialisasi prematur. Daya saing produk Indonesia masih cukup lemah, sehingga kita masih mengandalkan komoditas mineral dan mentah untuk ekspor. Kenapa ICOR kita tinggi? Masalah korupsi di Indonesia masih merajalela mulai yang dilakukan oleh oknum pejabat hingga ormas," ungkap dia.
Maka dari itu, ia berharap pemerintah serius menghadapi persoalan korupsi yang mengakar di Indonesia agar nilai ICOR Indonesia bisa mengalami penurunan sehingga modal yang dibutuhkan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi menjadi semakin kecil dan berujung pada perekonomian yang lebih efisien.
"Premanisme harus diberantas. Kemudian, kebijakan perlindungan produk dalam negeri juga harus diutamakan terutama dari serbuan produk impor. Industri dalam negeri selain diberikan stimulus, juga perlu dilindungi," tandasnya. (Fal/E-1)
Agar multiplier effect-nya lebih maksimal, pemerintah perlu mendorong penurunan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia dari kisaran skor 6 ke kisaran skor 4.
Saat ini biaya logistik di Indonesia berada di kisaran 11% terhadap PDB. Perbaikan dan penguatan INSW disebut bakal menekan biaya itu menjadi satu digit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved