Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hampir Lima Dekade Taiwan Bimbing Petani Indonesia

Ferdian Ananda Majni
27/11/2025 19:39
Hampir Lima Dekade Taiwan Bimbing Petani Indonesia
Foto udara petani memanen tanaman Asparagus (Asparagus officinalis) di Lahan pertanian Kecamatan Pangkalan, Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.(Antara/M Ibnu Chazar)

TAIWAN berkomitmen untuk terus memperdalam kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam sektor pertanian. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Kantor Ekonomi dan Dagang Taipei (TETO) Bruce Hung dalam Taiwan Technical Mission (TTM) Achievements Showcase yang digelar di Jakarta, kemarin.

Hung menyatakan bahwa Taiwan siap menjadi mitra pembangunan yang dapat diandalkan bagi Indonesia. "Taiwan berkomitmen menjadi mitra andal dalam pembangunan Indonesia. Kami antusias menjajaki peluang kerja sama di bidang pertanian, teknologi, pendidikan, pengembangan bakat, dan bidang lain," katanya.

Dalam sambutannya, Hung menyoroti peran panjang Misi Teknis Taiwan sejak awal berdiri pada 1976. Selama hampir lima dekade, TTM memberikan bimbingan teknik budi daya kepada para petani di berbagai daerah untuk meningkatkan kualitas produk pertanian.

Di Karawang, peningkatan teknik budi daya yang didampingi TTM membuat produk sayuran lokal semakin berkualitas dan mampu memasok pasar yang lebih luas, termasuk Jakarta. Kondisi ini turut meningkatkan pendapatan petani setempat. 

Di Sumatra Utara, TTM juga bekerja sama dengan petani dalam meningkatkan produksi bawang merah dan bawang putih. Hung menekankan bahwa kerja sama ini selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong swasembada pangan nasional. 

Menurutnya, Taiwan siap melanjutkan kontribusinya melalui dua proyek baru yang akan dimulai pada tahun depan di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat. "Proyek-proyek tersebut akan berfokus pada produksi benih jagung dan sayuran untuk memperkuat sistem pemasaran," ucap Hung.

Dia tak memungkuri bahwa hubungan erat kedua negara yang tercermin dari meningkatnya jumlah warga negara Indonesia di Taiwan yang kini mencapai sekitar 400 ribu orang. Dia menyebut keberadaan mereka sebagai jembatan hubungan antarmasyarakat yang hangat. 

"Mereka ialah tetangga, kolega, dan keluarga kita. Hubungan ini berakar pada hubungan antarmasyarakat yang hangat dan tulus," tuturnya.

Slogan Taiwan Can Help atau Taiwan Bisa Membantu bukan sekadar kata-kata, tetapi inisiatif diplomasi yang nyata. Meskipun Taiwan ialah negara kecil, ia memiliki banyak pengalaman sukses yang dapat dibagikan dengan dunia untuk berkontribusi secara bermakna dalam menciptakan kekuatan positif global.

Hung menutup sambutannya dengan menegaskan kembali komitmen Taiwan dalam mengembangkan kerja sama lintas sektor dengan Indonesia. "Saya yakin Indonesia dapat memimpin. Semoga persahabatan antara Taiwan dan Indonesia terus terjalin erat dan meningkat," pungkasnya. (Fer/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik