Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

ICXP Dongkrak Tiga Institusi Nasional Raih Penghargaan IXCA 2025

Rahmatul Fajri
24/11/2025 09:39
ICXP Dongkrak Tiga Institusi Nasional Raih Penghargaan IXCA 2025
Ilustrasi(Dok Ist)

INDONESIA kembali menegaskan kapasitasnya sebagai negara dengan transformasi layanan publik dan digital berbasis CX (customer experience/pengalaman pelanggan) yang semakin maju. Momentum ini harus mendorong semakin banyak organisasi Indonesia agar berani naik panggung global, sehingga semakin cepat bangsa ini bergerak menuju relevansi dan keunggulan. 

Demikian dikatakan Dr. Sri Safitri, Ketua Umum ICXP (Indonesia Customer Experience Professional) menanggapi raihan tiga institusi nasional, BNI, BPJS Kesehatan, dan Kemendikdasmen, baru-baru ini dalam International Customer Experience Awards (ICXA) 2025, salah satu ajang CX paling kompetitif di dunia.

Menurut Uni Fitri, sapaannya, di balik keberhasilan ini, terdapat peran strategis dari Indonesia Customer Experience Professional (ICXP), asosiasi industri CX terkemuka di Indonesia yang menjadi mitra resmi ICXA. Sebagai penggerak CX di Indonesia, ICXP telah memainkan peran penting dalam menyiapkan organisasi yang ingin bersaing di tingkat global.

ICXP, kata dia, melakukan pendampingan intensif mulai dari penyelarasan strategi CX, penguatan budaya layanan, hingga benchmarking dan coaching yang dirancang untuk memastikan setiap organisasi mampu menunjukkan dampak nyata transformasinya.

“Keberhasilan kami membina organisasi Indonesia hingga masuk dan menang di ICXA membuktikan standar CX nasional kini telah selevel pemain global. Kemenangan BNI, BPJS Kesehatan, dan Kemendikdasmen membawa dampak yang jauh melampaui piala dan pengakuan seremoni. Ketiganya menunjukkan, Indonesia mampu menghadirkan transformasi CX yang memiliki skala besar, kompleksitas tinggi, dan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya dalam keterangan pers, Jumat (21/11/2025). 

Ketua Juri ICXA 2025 kategori Best Use of Technology ini juga menyampaikan, BNI meraih pengakuan untuk inovasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi. BPJS Kesehatan karena berhasil menjadikan pegawai sebagai motor utama layanan publik sementara Kemendikdasmen menunjukkan bahwa transformasi teknologi berskala nasional dapat dilakukan secara efisien dan manusiawi.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Indonesia bukan hanya mengikuti arus global, tetapi sudah mulai ikut membentuk standar layanan internasional. 

“CX bukan proyek jangka pendek. Ini strategi bisnis yang menentukan daya saing organisasi. Kemenangan Indonesia di ICXA adalah bukti bahwa kita mampu bersaing, bahkan memimpin di panggung dunia,“ sambung Eva Y. Noor, Ketua Penasihat ICXP dan Juri ICXA. 

Sri yang juga salah satu pimpinan di PT Telkom ini menambahkan, prestasi dunia tersebut juga membawa sejumlah manfaat strategis bagi Indonesia. Antara lain reputasi internasional meningkat sehingga membuka lebih banyak kesempatan kolaborasi global.

“Standar layanan nasional terdongkrak, mendorong sektor lain untuk melakukan transformasi serupa. Kepercayaan investor dan publik naik, karena layanan yang baik merupakan indikator ekosistem ekonomi yang sehat. Dan pemerintah semakin termotivasi mempercepat digitalisasi, dengan contoh nyata BPJS Kesehatan dan Kemendikdasmen sebagai role model,” katanya. 

Kemenangan ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam perjalanan menuju Visi Indonesia 2045, di mana kualitas layanan publik dan industri berbasis pelanggan menjadi fondasi penting bagi negara maju. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya