Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Sejumlah Perusahaan Tiongkok Lirik Investasi di KEK Industropolis Batang

Naufal Zuhdi
19/11/2025 03:14
Sejumlah Perusahaan Tiongkok Lirik Investasi di KEK Industropolis Batang
KEK Industropolis Batang melakukan promosi investasi di Shanghai, Tiongkok.(KEK Industropolis Batang)

KAWASAN Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, bagian dari Holding BUMN Danareksa, bekerja sama dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Beijing telah menyelesaikan rangkaian misi promosi investasi di Shanghai, Tiongkok, pada 7-10 November 2025. 

Kegiatan ini dilaksanakan melalui partisipasi dalam 2025 International New Energy Chain Cooperation Conference di Distrik Jiading serta Indonesia–China Business Forum 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia, ICBC, dan IIPC Beijing. Agenda tersebut bertujuan memperkuat posisi KEK Industropolis Batang sebagai salah satu tujuan investasi utama di sektor energi baru, otomotif, kendaraan listrik (EV), dan manufaktur berteknologi tinggi.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati menyampaikan, respons positif dari para pelaku industri selama kegiatan di Shanghai mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap kualitas ekosistem kawasan. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah, infrastruktur kawasan yang modern, insentif fiskal KEK, dan letak strategis Batang dalam jaringan logistik nasional menjadi keunggulan yang terus diperkuat.

Dalam konferensi tersebut, delegasi KEK terlibat dalam pembahasan intensif dengan pelaku industri energi baru dan otomotif serta menjalin dialog strategis dengan institusi di Jiading yang dikenal sebagai pusat otomotif Tiongkok.

Pada 10 November, delegasi mengikuti Indonesia-China Business Forum 2025 di Grand Hyatt Shanghai dengan tema 'Strengthening Financial Connectivity: Advancing Indonesia-China Local Currency Cooperation'.

"Minat investor datang dari banyak sektor, mulai dari produsen kendaraan listrik niaga, robotik otomasi, komponen otomotif, hingga kendaraan tiga roda untuk agribisnis dan industri energi terbarukan. besarnya antusiasme para pelaku industri di Shanghai membuktikan bahwa KEK Industropolis Batang berada di jalur yang tepat sebagai pusat pertumbuhan industri baru di Indonesia," ujar Indri.

Director of IIPC Beijing, Rizaldi, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama investasi dengan pelaku industri Tiongkok, khususnya bagi investor teknologi tinggi yang berencana mengembangkan industri di Indonesia. Selain menjembatani komunikasi bisnis, insiatif ini juga mendukung strategi nasional untuk percepatan hilirisasi dan penguatan rantai pasok.

"Sebagai destinasi investasi masa depan, KEK Industropolis Batang mendapat dukungan penuh pemerintah melalui status Proyek Strategis Nasional, didukung infrastruktur terintegrasi dan insentif komprehensif dalam kerangka KEK," kata Rizaldi.

Indri menutup dengan menegaskan bahwa misi promosi investasi di Shanghai merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan global dan menarik industri bernilai tambah tinggi. 

"Kawasan ini dirancang untuk mendukung hilirisasi, membangun rantai pasok, dan memperkuat daya saing investasi Indonesia. KEK Industropolis Batang juga menjadi bagian dari program Astacita, khususnya ‘Program Nasional 5’, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%,” ujarnya. (Fal/E-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya