Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Tingkatkan Layanan di Perbatasan, BNPP Matangkan Operasional TBI di PLBN Motaain

Rahmatul Fajri
15/11/2025 10:53
Tingkatkan Layanan di Perbatasan, BNPP Matangkan Operasional TBI di PLBN Motaain
Ilustrasi(Dok ist)

BADAN Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) terus mendorong percepatan pengoperasian Terminal Barang Internasional (TBI) di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Dengan pengoperasian TBI di kawasan PLBN Motaain, diharapkan aktivitas ekspor-impor di perbatasan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan tertib. 

Upaya pengoperasian tersebut dibahas dalam Forum Koordinasi Percepatan Operasionalisasi TBI PLBN Motaain. Forum ini dipimpin oleh Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP RI, Budi Setyono, serta dihadiri oleh Kepala Bidang Wilayah Perbatasan Kemenko Polkam Kolonel Laut (P) Jimmy Pelupessy, Kasubdit Terminal Barang Kementerian Perhubungan Riko, dan Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika.

Dalam forum tersebut, Budi Setyono menegaskan pentingnya forum koordinasi ini sebagai langkah konkret menuju operasional penuh TBI Motaain. Ia mengatakan, bahwa akan dilaksanakan uji coba alur kendaraan barang ekspor dan impor melalui TBI sebelum resmi beroperasi.

“Nantinya akan dilakukan simulasi jalur alternatif, baik untuk kendaraan impor melalui dedicated lane maupun jalur angkutan lintas batas negara (ALBN),” ujar Budi, melalui keterangannya, Sabtu (15/11). 

Budi menjelaskan TBI Motaain akan memisahkan aktivitas clearance barang dari area utama PLBN, sehingga mengurangi potensi kemacetan dan memperlancar arus logistik. 

“Dengan adanya TBI, proses pemeriksaan dan administrasi ekspor-impor akan terfokus di terminal, bukan di PLBN. Ini penting agar tidak terjadi bottleneck dan arus kendaraan tetap efisien,” imbuhnya.

Forum tersebut juga membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian utama untuk memastikan integrasi pengelolaan antara Terminal Barang Internasional (TBI) dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain berjalan optimal. 

Pembahasan meliputi penataan sirkulasi kendaraan ekspor dan impor agar arus kedatangan serta keberangkatan lebih teratur dan efisien, serta pengaturan distribusi penempatan entitas pelayanan lintas batas di kedua kawasan. 

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya pertukaran data dan informasi terkait komoditas serta nilai ekspor-impor guna memperkuat koordinasi lintas instansi. 

Di samping itu, disepakati bahwa pembukaan pagar kawasan perlu menyesuaikan dengan ketentuan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), sementara penyempurnaan rambu-rambu lalu lintas dan peningkatan sarana prasarana penunjang menjadi langkah penting untuk mendukung kelancaran dan keamanan operasional.

Terkait hal ini, Kasubdit Terminal Barang Kementerian Perhubungan Riko menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya sinergi antarinstansi dalam pengoperasian TBI Motaain. 

“Kami menyepakati langkah-langkah integrasi tersebut dan siap mendukung agar TBI Motaain dapat segera diresmikan serta beroperasi optimal,” ujar Riko.

Sementara itu, Kepala Bidang Wilayah Perbatasan Kemenko Polkam Kolonel Laut (P) Jimmy Pelupessy, menekankan pentingnya pelibatan pihak Timor Leste dalam tahap uji coba, mengingat TBI Motaain berperan strategis dalam memperlancar arus perdagangan kedua negara.

“Dalam uji coba nanti, perlu dilibatkan mitra dari negara tetangga. Selain itu, kami juga mengingatkan pentingnya kesiapan sarana, rambu, dan koordinasi dengan Polres Belu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ungkapnya.

Dari sisi operasional lapangan, Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, memastikan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan uji coba. 

“Kami siap melaksanakan uji coba TBI Motaain dan mendukung penuh upaya percepatan agar terminal ini segera beroperasi secara resmi,” kata Maria.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya