Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA mempercepat modernisasi layanan perbenihan kembali ditegaskan Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian. Melalui kegiatan koordinasi di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung, Kamis (13/11), lembaga ini mendorong semakin eratnya sinergi pusat–daerah, sekaligus mempercepat digitalisasi pelepasan varietas dan perizinan benih tanaman.
Program yang menggandeng Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung, BPSB, serta pemerintah kabupaten/kota itu menjadi ajang evaluasi bersama atas masih lambannya tata kelola perbenihan di sejumlah daerah.
Kepala PVTPP, Leli Nuryati, menegaskan pentingnya kolaborasi konkret, bukan sekadar koordinasi administratif. Ia menyoroti bahwa percepatan layanan pelepasan varietas dan perizinan benih kini sangat bergantung pada pemanfaatan sistem Online Single Submission (OSS) yang sudah terintegrasi.
“Kita ingin memastikan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menghasilkan varietas unggul nasional dan memperlancar proses perizinan yang kini sudah digital. Transformasi ini menuntut kesiapan lembaga, bukan hanya kesiapan sistem,” ujar Leli.
Menurut Leli, OSS bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan instrumen reformasi birokrasi yang harus mampu memangkas proses berlebihan, mengurangi celah regulasi, dan memperkuat akuntabilitas layanan publik di sektor perbenihan. Tanpa komitmen daerah, transformasi digital hanya akan berhenti pada tataran slogan.
Ia menilai, percepatan perizinan berimbas langsung pada daya saing varietas unggul lokal dan kemampuan Indonesia memproduksi benih secara mandiri di tengah ketergantungan impor yang masih tersisa.
Di sisi daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menegaskan bahwa benih adalah fondasi produksi, sehingga kebijakan pelepasan varietas tidak bisa diperlakukan sebagai prosedur administratif biasa. Ia menyebut dinamika perbenihan kini semakin kompleks, baik dari sisi perdagangan, regulasi, maupun tuntutan adaptasi terhadap perubahan iklim.
“Kita butuh sistem perbenihan yang terintegrasi dan transparan. Lampung memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan, tetapi potensi itu tidak akan bernilai tanpa varietas yang adaptif dan perizinan yang efisien,” ujarnya.
Lampung selama ini dikenal dengan beragam komoditas unggulan, mulai dari padi, jagung, dan ubi kayu, hingga hortikultura seperti jeruk, alpukat, dan pisang Cavendish. Namun, pengembangan varietas lokal yang memiliki nilai ekonomi dan ketahanan iklim masih menghadapi hambatan klasik: birokrasi berbelit dan minimnya koordinasi lintas lembaga.
Elvira menegaskan komitmen menjadikan Lampung pusat pengembangan varietas unggul lokal. Namun target itu mensyaratkan perbaikan manajemen perbenihan di tingkat pemerintah daerah hingga penyuluh lapangan.
Kegiatan koordinasi turut diwarnai diskusi kritis antara pemulia tanaman, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta pelaku usaha ekspor-impor benih. Forum ini menyoroti kebutuhan penyederhanaan proses perizinan tanpa mengabaikan aspek kehati-hatian, terutama terkait keluar masuknya benih antarnegara yang rawan risiko hama dan penyakit.
PVTPP berharap, melalui sinergi yang lebih solid, layanan pelepasan varietas dan perizinan benih dapat menjadi lebih responsif, adaptif, dan berdampak langsung pada pembangunan pertanian daerah. (Cah/P-3)
Dewa United menggencarkan serangan baik melalui umpan-umpan lambung yang menusuk jantung pertahanan Bhayangkara maupun melalui umpan satu dua
Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang dengan Persita Tangerang dengan skor 1-1.
BHAYANGKARA Presisi Lampung FC mengamankan kemenangan penting di pekan ke-10 Super League 2025/2026 dengan hasil skor 2-0 dalam pertandingan Bhayangkara FC vs Persijab
Dalberto Luan menjadi penentu kemenangan Arema FC, ketika pemain asal Brasil itu mencetak gol keduanya ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC melalui titik penalti pada menit ke-90+7.
BHAYANGKARA Presisi Lampung FC gagal meraih poin di laga pembuka Super League 2025/2026 setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (8/8).
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan penanaman padi varietas Inpari 32 yang merupakan bibit unggul dengan menggunakan mesin di Ngawi.
Potensi produktivitas CPO varietas NUSAKlon 1 dan NUSAKlon 2 yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved