Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM suasana memperingati Hari Pahlawan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyerukan semangat pengabdian dan perjuangan kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan). Ia mengajak seluruh jajaran Kementan untuk tetap kompak, solid, dan fokus membela kepentingan bangsa, yaitu Indonesia berdaulat pangan.
Ia menegaskan, perjuangan menuju kedaulatan pangan bukan tanpa tantangan. Ia menyebut kebijakan penghentian impor beras dan jagung berdampak pada kepentingan pihak tertentu yang selama ini diuntungkan dari praktik impor.
"Jangan bela pribadi saya. Bela Kementerian Pertanian dan petani Indonesia. Itulah perjuangan sejati. Banyak yang tidak senang kalau Indonesia berdaulat pangan, tapi kita harus sabar dan terus bekerja. Ini semua demi Merah Putih," kata Amran dalam amanatnya saat memimpin upacara Hari Pahlawan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (10/11).
Amran juga mengapresiasi seluruh pegawai Kementan atas berbagai capaian luar biasa dalam satu tahun terakhir. Ia menyebut, Indonesia kini berada di ambang deklarasi swasembada beras berkat kerja keras bersama, bukan karena kepemimpinan satu orang semata.
"Insya Allah, dalam waktu dekat Indonesia bisa mendeklarasikan swasembada pangan. Ini bukan keberhasilan saya, tapi keberhasilan Anda semua. Anda adalah pahlawan-pahlawan pangan yang membuat bangsa ini berdaulat," ucapnya.
Amran mengingatkan, semangat kepahlawanan tidak hanya lahir di medan perang, tetapi juga tumbuh dari kerja keras para petani, penyuluh, dan pegawai pertanian yang berjuang mewujudkan kedaulatan pangan bangsa.
"Hari ini kita mengenang pahlawan yang telah mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan. Tapi perjuangan belum selesai. Kini perjuangan itu kita lanjutkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Dan para pejuang itu adalah Anda semua, pahlawan pangan Indonesia," tegasnya. (Fal/E-1)
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan stok beras untuk wilayah terdampak bencana Sumatra, tepatnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencukupi.
Presiden Prabowo resmi turunkan HET pupuk subsidi 20% menjadi Rp1.800/kg (Urea).
Kementan telah menurunkan tim di wilayah yang harga berasnya masih cukup tinggi, terutama di zona 3.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia akan membuka lahan pertanian yang bekerja sama dengan Palestina.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp8 triliun untuk mendukung program pengembangan sektor perkebunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved