Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Syariah Indonesia (BSI) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024. Dari hasil RUPST itu, Wakil Direktur Utama (Wadirut) BSI, Bob Tyasika Ananta menyampaikan bahwa Anggoro Eko Cahyo terpilih menjadi direktur utama (Dirut) BSI.
Adapun susunan kepengurusan baru PT. Bank Syariah Indonesia adalah sebagai berikut :
Untuk susunan direktur, Direktur Utama dijabat oleh Anggoro Eko Cahyo, Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta, Direktur Wholesale Transaction Banking Zaidan Novari, Direktur Retail Banking Kemas Erwan Husaini, Direktur Sales and Distribution Anton Soekarno, Direktur Information Technology Muharto, Direktur Risk Management Grandis Helmy Harumansyah, Direktur Compliance and Human Capital Arief Adhi Sanjaya, Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho, Direktur Treasury and International Banking Firman Nugraha.
Sedangkan untuk susunan komisaris, Komisaris Utama/Independen dijabat oleh Muhadjir Effendy, Komisaris Independen dijabat Felicitas Tallulembang, Komisaris Meidy Firmansyah, Komisaris Mochammad Agus Rofiudin, Komisaris Independen Nizar Ahmad Saputra, Komisaris Independen Muhammad Syafii Antonio, Komisaris Independen Addin Jauharuddin, Komisaris Kamaruddin Amin.
Sementara Dewan Pengawas Syariah diketuai oleh Hasanuddin dengan anggota Mohamad Hidayat, Oni Shahroni dan Abdul Ghofur Maimoen. (E-4)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggenjot pengembangan layanan bullion bank atau bank emas dengan memaksimalkan pemanfaatan super apps BYOND by BSI.
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (1/1). Dalam kesempatan tersebut
BSI menyatakan seluruh layanan dan jaringan kantor cabang di Aceh telah kembali beroperasi. Ini menandai selesainya proses normalisasi layanan perbankan BSI di wilayah yang terdampak bencana.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi berstatus badan usaha milik negara (BUMN) setelah negara memiliki Saham Seri A Dwiwarna. Keputusan ditetapkan dalam RUPSLB 2025.
Dari total dividen tersebut, besaran dividen per lembar saham dari bank dengan kode saham BRIS ini sekitar Rp22,78.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved