Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA perusahaan asal Majalengka sukses menembus pasar ekspor internasional dengan memanfaatkan fasilitas Surat Keterangan Asal (SKA) yang diterbitkan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka. Ekspor tersebut dilakukan oleh CV Mandiri, PT Letex Garment, dan PT Shoetowen Ligung pada 22 April lalu.
Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Abdul Rasyid, menjelaskan ragam produk yang diekspor beserta negara tujuannya.
“CV Mandiri mengirim kerajinan rotan ke Belanda, PT Letex Garment mengekspor pakaian ke Kanada, dan PT Shoetowen Ligung menembus pasar Amerika Serikat dengan produk sepatu,” ungkapnya.
Ekspor ini menjadi tonggak penting karena merupakan pengiriman pertama yang memanfaatkan SKA dari Majalengka setelah kabupaten ini resmi menjadi Instansi Penerbit SKA (IPSKA).
SKA, atau Certificate of Origin (COO), adalah dokumen kunci yang menyatakan asal barang ekspor dan menjadi syarat utama untuk memperoleh tarif preferensi di negara tujuan.
Dengan fasilitas ini, produk Indonesia bisa dikenai bea masuk lebih rendah, bahkan bebas bea, di negara mitra dagang. Penerbitan SKA langsung di Majalengka membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar global dengan lebih efisien.
“Ini akan mempercepat proses ekspor, memangkas biaya logistik, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di pasar internasional,” tegas Rasyid.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyambut baik pencapaian tersebut dan menyebut layanan SKA sebagai katalisator ekonomi lokal. “Kami optimistis, kontribusi Majalengka dalam sektor ekspor nasional akan terus tumbuh,” ujarnya. (RO/Z-10)
Total 62 personel disiagakan, dengan 15 personel bersiaga 24 jam setiap harinya.
Pengurangan dana transfer tersebut tetap akan mempengaruhi kondisi fiskal di Kabupaten Majalengka
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan menggelontorkan anggaran Rp34,5 miliar untuk pengentasan kemiskinan di wilayah mereka.
Bupati Majalengka meminta kepada para camat untuk juga menggelar kegiatan Subuh Berjamaah di wilayah mereka.
Pembebasan denda ini hanya berlaku bagi masyarakat kecil. Sementara untuk industri besar, tetap berkewajiban membayar pajak secara penuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved