Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ditjen Pendidikan Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mengunjungi Pondok Pesantren Al Huda, Lampung Selatan, guna menggali potensi kemandirian ekonomi pesantren melalui usaha air minum dalam kemasan (AMDK).
Pondok Pesantren Al Huda yang terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, berupaya mencapai kemandirian pesantren dengan merintis usaha AMDK. Program ini tidak hanya mengembangkan potensi ekonomi pesantren tetapi juga memberikan edukasi kewirausahaan kepada para santri.
Dalam kunjungan tersebut, para santri turut menunjukkan proses produksi AMDK dari tahap pemilihan sumber air hingga pengemasan akhir. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Huda, Ahmad Habib usaha AMDK ini menjadi model inkubasi bisnis yang memadukan dakwah dengan keterampilan praktis.
"Kami ingin para santri memahami proses bisnis secara holistik, mulai dari manajemen produksi, riset pasar, hingga strategi pemasaran,” ucap dia dalam keterangannya, Sabtu (16/11).
Dengan memanfaatkan sumber daya air lokal, Ahmad berharap usaha AMDK Al Huda dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan dan mendukung program Kemandirian Pesantren.
Proses produksi AMDK Al Huda dilalui lewat 4 tahapan. Pertama, sumber dan pengambilan air yang digunakan berasal dari mata air terverifikasi, diproses dengan teknologi modern dan melalui standar sanitasi yang ketat.
Kedua, pengemasan akhir. Botol-botol air yang telah diberi label dikemas dalam karton atau shrink wrap untuk memastikan kualitas tetap terjaga selama distribusi. Ketiga, prpduk AMDK Al Huda didistribusikan ke agen, minimarket, dan pasar lokal di sekitar Lampung Selatan. Dengan kemasan dan branding yang khas, produk ini mudah dikenali masyarakat.
Keempat, AMDK Al Huda juga terus memantau kualitas produk secara berkala dan terus memperhatikan sistem keluhan pelanggan untuk perbaikan produk dan layanan.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Basnang Said, turut mendukung usaha seperti AMDK Al Huda.
"Ini adalah bagian dari Peta Jalan Kemandirian Pesantren yang bertujuan agar pesantren-pesantren di seluruh Indonesia dapat berdikari secara ekonomi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan," ucap Basnang.
Pesantren Al Huda, lanjut dia, kini menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lain dalam mengembangkan usaha mandiri. Program Kemandirian Pesantren dari Kemenag telah membuka peluang besar bagi pesantren untuk berkontribusi pada ekonomi lokal tanpa mengabaikan esensi keagamaan.
"Dengan adanya usaha seperti AMDK Al Huda, pesantren-pesantren diharapkan mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah," pungkasnya. (Z-11)
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) resmi mengukuhkan Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) periode 2025-2028.
Rakernas Amdatara ini bertujuan merumuskan arah kebijakan organisasi demi mendorong pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang sehat dan berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (Amdatara) Karyanto Wibowo menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri AMDK nasional.
Kondisi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dan belum merata.
Ia menjelaskan, selama ini AMDK di bawah 1 liter sama sekali tidak menimbulkan sampah plastik.
Santri tidak hanya dituntut untuk tafaqquh fiddin juga memahami dan menguasai ilmu ketatanegaraan serta kebangsaan agar mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved