Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Karpowership, Setrum Cepat dan Murah

Ono Sarwono
07/10/2016 11:00
Karpowership, Setrum Cepat dan Murah
(REPRO MI/AGUNG WIBOWO)

UNTUK mengatasi defisit listrik di sejumlah daerah dengan segera, PT PLN (persero) mengontrak Karpowership, perusahaan penyewaan kapal pembangkit listrik (marine vessel power plant/MVPP) dari Turki, selama lima tahun. Menurut kontrak tersebut, PLN menyewa lima kapal penyetrum dengan total kapasitas 540 megawatt (Mw).

Satu di antara lima kapal itu sudah beroperasi di Amurang, Manado, Sulawesi Utara, sejak awal tahun ini. Kapal pembangkit listrik bernama Karadeniz Powership Zeynep Sultan itu berkapasitas 125 Mw. Empat kapal lainnya akan dikirim bulan depan hingga Februari 2017.

Untuk mengetahui empat kapal genset raksasa yang sedang dibangun, wartawan Media Indonesia bersama belasan jurnalis lainnya berkesempatan melihat langsung di galangan kapal Karpowership di Istanbul, Turki, pekan lalu.

Di sana kami melihat tiga dari empat kapal yang dipersiapkan. Dua kapal, yakni untuk Lombok (NTB) dan Ambon (Maluku) masing-masing berkapasitas 60 Mw, dalam finalisasi di Galangan Kapal Hatzan, Yelova. Kapal yang diberi nama Karadeniz Powership Yasin Bey dan Karadeniz Powership Gokhan Bey itu ditargetkan selesai akhir bulan ini dan akan dikirim serta tiba di Indonesia pada November dan Desember.

Satu kapal lainnya, untuk Medan (Sumut), masih dalam pengerjaan awal di Galangan Kapal Sefel. Direncanakan, kapal berkapasitas 120 Mw itu sampai di Medan pada awal Februari 2017.

Dari pantauan kami, Karpowership merupakan perusahaan MVPP yang bonafide. Karadeniz Holding merupakan perusahaan pionir yang inovatif di bidang energi yang telah berpengalaman selama 20 tahun. Hingga kini, Karpowership mengoperasikan lebih dari 1.800 Mw kapasitas terpasang secara global. Karpowership memasok 15% kebutuhan listrik di Irak, Libanon (27%), Ghana (22%), dan 16% Zambia.

"Indonesia negara kepulauan yang besar, tapi punya masalah pasokan listrik. Kami (Karpowership) solusinya," kata CEO Karadeniz Holding, Orhan Remzi, di kantor pusatnya di Kahithane, Istanbul.

"Harga jual listrik kami pun lebih murah daripada yang lain," tambahnya. Menurut Manajer Senior Public Relations PT PLN Agung Murdifi, harga setrum Karpowership Rp1.850 per kwh.

Kenapa bisa menjual murah? Direktur Eksekutif Pengembangan Bisnis Karowership, Zeynep Harezi, mengatakan mesin pembangkitnya, Wartsila buatan Finlandia, bisa menggunakan bahan bakar murah, heavy fuel oil (HFO), yang sedang melimpah. Harga HFO US$270 per ton, sedangkan minyak diesel US$600 per ton. Generatornya pun irit, hanya meminum 209 gram HFO untuk menghasilkan listrik 1 kwh.

Di tengah mendesaknya kebutuhan listrik, Karpoweship tampaknya menjadi salah satu pilihan paling ekonomis. Bila membangun pembangkit di darat, dibutuhkan waktu sekitar lima tahunan.

Director Karpowership Region Asia Ufuk Berk menyatakan keberadaan MVPP ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat. "Pekerja yang akan ditampung nanti berimbang, 50% tenaga kerja Turki dan 50% tenaga lokal," katanya. Satu kapal rata-rata ditangani sekitar 100 pekerja.

Selain kontrak sewa, Orhan Remzi menyatakan siap menerima tawaran membangun MVPP di Indonesia. "Kami siap transfer teknologi kepada para ahli Indonesia," janjinya. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya