Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANOMALI hilirisasi dengan tingkat kesejahteraan di wilayah penghiliran terjadi mesti segera diteliti dan dipecahkan persoalannya. Pemerintah diminta untuk tidak membiarkan kondisi itu berlarut lantaran hal tersebut menyangkut kemaslahatan masyarakat.
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Mulyanto mengatakan, anomali itu menjadi permasalahan serisu lantaran hilirisasi yang dilakukan di daerah kaya sumber daya alam seolah tak memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dia menduga itu terjadi karena rendahnya efektivitas dan efisiensi pengelolaan dana pembangunan yang berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) serta pajak lainnya oleh pemerintah daerah, hingga merebaknya kasus korupsi tambang. “Sehingga pemasukan yang besar sekalipun tidak berdampak bagi kesejahteraan masyarakat atau lambat dicapai,” kata Mulyanto saat dihubungi, Kamis (25/7).
Baca juga : Hilirisasi SDA yang Dijalankan Pemerintah Banyak Rugikan Negara
“Masyarakat direkrut hanya sebatas pekerja kasar, karena keterbatasan keahlian. Ditambah penyimpangan dalam pengelolaan lingkungan menyebabkan sumber air dan lahan menyusut, yang membuat semakin merosotnya pembangunan bidang pertanian di daerah tersebut,” lanjutnya.
Karenanya, Mulyanto meminta agar Presiden Joko Widodo mengevaluasi kebijakan hilirisasi yang berlaku selama ini. Itu perlu dilakukan secara komprehensif, termasuk efisiensi dana pembangunan untuk kesejahteraan rakyat.
Dia juga mendesak agar pemerintah melarang ekspor produk nikel setengah jadi berkadar rendah seperti nickel pig iron (NPI) dan ferronikel. Itu juga perlu dibarengi dengan implementasi moratorium pembangunan smelter kelas satu yang menghasilkan produk nikel dengan kadar rendah itu.
“Kita perlu mendorong hilirisasi nikel dengan nilai tambah tinggi, sehingga efek gandanya bagi masyarakat meningkat. Dengan membangun pabrik smelter yang memproduksi nikel berkadar tinggi seperti stainless steel, baterai, dan lainnya. Perlu juga dilakukan audit terhadap smelter-smelter dari Tiongkok yang rawan kebakaran yang menimbulkan korban jiwa pekerja yang tidak sedikit,” pungkas Mulyanto. (Mir/Z-7)
Kepala Pusat Makroekonomi Indef, M Rizal Taufikurahman, menjelaskan faktor global dan domestik yang memicu masuknya dana asing ke sektor nikel dan tambang logam Indonesia.
Harga nikel dunia di LME melonjak tajam menembus US$17.900 per ton pada Selasa (6/1). Rencana Indonesia memangkas kuota produksi 2026 jadi pemicu utama.
PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan Mitsui & Co Ltd resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis dalam pemasaran high grade nikel matte.
Pertambangan nikel yang telah operasional selama 2,5 tahun dan banyak membawa manfaat dalam mensejahterakan masyarakat Suku Kawei.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Ia menambahkan bahwa setelah dua fase tersebut, INA bahkan sudah membeli lahan untuk Fase III sebagai sinyal percepatan yang tidak main-main.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat tata kelola program-program prioritas untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat kedua sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju dengan tingkat apresiasi publik mencapai 67,3 persen.
Ibas berbincang dan mendengar aspirasi dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan, di antaranya KUB Mina Upadi, Sentra Mina Abadi, dan Mitra Bahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved