Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA merupakan salah satu pasar pembayaran digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Tingkat penetrasi industri pembayaran digital di Indonesia diperkirakan akan mencapai lebih dari 85% di tahun depan.
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) dan Setara Networks (tara) berkolaborasi meluncurkan fitur transaksi instan tanpa biaya tambahan untuk terus mempercepat adopsi pembayaran digital di tanah air.
Kini, pelanggan Indosat dapat bertransaksi secara digital dengan lebih aman dan cepat darimana pun hanya dengan sekali klik melalui tara tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan apa pun atau membayar biaya tambahan apa pun. Pengguna juga akan mendapatkan reward dalam setiap transaksi yang mereka lakukan di tara
Indonesia adalah negara yang menjadi salah satu pasar aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pada 2022, 80% penduduk Indonesia telah memiliki smartphone, dan lebih dari 212 juta pengguna mengakses internet langsung dari ponsel mereka.
Melalui kolaborasi dengan tara, Indosat menghadirkan pengalaman pembayaran digital melalui ponsel yang lebih menarik dan unik kepada pelanggannya melalui jaringan bank dan bisnis, sehingga turut mendorong akselerasi agenda transformasi digital bangsa.
SVP – Head of Digital Business Indosat Ooredoo Hutchison, Sabrina Lee, mengatakan, “Kami sangat gembira mengumumkan bahwa melalui kemitraan bersama tara, kini pelanggan Indosat dapat merasakan pengalaman pembayaran digital yang lebih menyenangkan tanpa mengeluarkan biaya tambahan dan tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan apa pun. Ini merupakan kolaborasi penting yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan kami dan berkontribusi dalam mempercepat adopsi pembayaran digital di Indonesia.”
Dibangun dalam aplikasi bima+ dan dalam waktu dekat segera hadir di myIM3, Indosat dan tara berkolaborasi menciptakan jaringan pembayaran yang seamless dan sangat aman dengan model tanpa biaya dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional.
Pelanggan Indosat dapat menggunakan fitur ini dengan membuat Pay-ID unik satu kali saja yang dihubungkan dengan nomor ponselnya dan dapat digunakan untuk semua transaksi. Pada akhirnya, teknologi OneClick Checkout dari tara akan meningkatkan pengalaman pengguna dengan pembayaran tanpa hambatan, nyaman, dan aman.
Lebih lanjut, mode pembayaran baru ini akan menurunkan waktu transaksi rata-rata menjadi 20 detik dibandingkan dengan pembayaran virtual account dimana pengguna perlu login ke aplikasi bank untuk menyelesaikan pembayaran.
Terlebih lagi, pengguna terdaftar juga akan menerima reward melalui permainan tertentu setelah menyelesaikan transaksinya.
“Kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi secara digital hanya dengan sekali klik ini akan menjadi pembeda utama Indosat dari penyedia layanan serupa lainnya. Kami berharap pelanggan kami akan mendapatkan pengalaman digital yang mengesankan dengan layanan ini, yang pada akhirnya bisa mendorong akselerasi agenda transformasi digital Indonesia,” lanjut Sabrina.
Untuk membuat jaringan pembayaran gabungan, tara telah menghubungkan lebih dari 40 bank besar berskala nasional, regional, dan multinasional, termasuk dengan berbagai merchant terkemuka. Dalam beberapa bulan mendatang, tara akan melanjutkan kerjasama dengan lebih banyak mitra.
Mengomentari pengembangannya, Co-founder & Chief Executive Officer Setara Networks Worldwide, perusahaan induk dari tara, Rajib Saha, mengatakan, “Dengan integrasi bank dan bebas biaya admin, maka layanan ini akan sangat menguntungkan bagi semua orang. Kedepannya, kami berencana untuk menghadirkan ribuan merchant dengan biaya layanan sangat rendah yang akan meningkatkan pembayaran mikro dan merevolusi e-commerce di Indonesia dan pengguna kami juga akan mendapatkan reward melalui permainan tertentu setelah menyelesaikan transaksinya”
“Secara global, kita telah melihat bagaimana pembayaran digital telah mengubah pasar e-commerce. Inilah saatnya bagi Indonesia untuk melakukan terobosan dalam transaksi fisik, dengan transaksi digital yang tanpa gesekan, tanpa biaya, dan sekali klik,” tutup Rajib. (RO/Z-1)
Didukung arsitektur teknologi yang modular dan skalabel, peningkatan kapabilitas keamanan dapat dilakukan secara bertahap seiring berkembangnya pola ancaman dan kebutuhan industri.
Membuat anggaran bukan hanya soal menentukan batas pengeluaran, tetapi juga tentang memastikan alokasi dana sesuai dengan prioritas.
Setelah sukses di Jepang dan negara-negara ASEAN, (Quick Response Code Indonesian Standard) QRIS kini disiapkan untuk masuk ke pasar Korea Selatan.
Mulai dari konser musik, pameran, hingga seminar dan olahraga, berbagai acara dari industri hiburan Tanah Air terus berjalan dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat.
PP No. 71/2019 merupakan peraturan teknis turunan dari UU No. 1/2024 tentang ITE. Pada revisi terbaru PP tersebut mengatur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi (TTET).
Aplikasi Qris juga tersedia di layanan angkutan umum bus Batik Solo Trans (BST).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved