Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan potensi investasi hulu minyak dan gas (Migas) masih memiliki potensi sangat besar dan dapat menjadi salah satu pendongkrak ekonomi daerah.
Namun, investasi dari sektor tersebut belum tergarap secara optimal. Untuk itu, Menteri Bahlil mendorong agar hal itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para stakholder untuk turut menumbuhkan perekonomian masyarakat.
Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Mursalim Nohong menyampaikan arahan Menteri Bahlil itu sangat tepat dan harus didukung semua pihak, khususnya Pertamina, yang menjadi penanggung jawab utama Migas di Indonesia.
“Terkait dengan apa yang disampaikan menteri Bahlil, yang menyatakan investasi hulu Migas itu mampu mendongkrak ekonomi daerah ya memang kalau kita lihat itu adalah sebuah fakta, memang yang harus kita berikan apresiasi yang besar,” kata Mursalim Nohong kepada wartawan, Kamis (28/9).
Dikatakan Mursalim, menggerakkan investasi di hulu akan berdampak sangat besar terhadap berbagai macam aktivitas, sehingga daerah-daerah yang dianggap sebagai penghasil minyak itu akan merasakan dampaknya lewat investasi tersebut.
“Misalnya kita bisa lihat dampak langsung dengan adanya investasi tersebut itu adalah dana bagi hasil Migas, ya memang di Indonesia ini sudah diatur dalam perundang-undangan,” ucapnya.
“Yang lain adalah dampaknya terhadap daerah dalam bentuk partisipasi Inpres atau dengan kata lain jatah hak partisipasi yang kira-kira besarannya itu adalah sebesar 10%, kalaupun kemudian misalnya pemerintah melakukan klasifikasi misalnya dengan melakukan perubahan terhadap kebesaran itu saya pikir kontribusinya akan semakin besar,” tambahnya.
Mursalim kemudian menyatakan aktivitas investasi itu pasti akan berkontribusi atau punya keterkaitan dengan pajak daerah dan retribusi daerah, sehingga itu menjadi pemasukan bagi kas daerah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembangunan dan mendorong aktivitas ekonomi.
Selain itu, kata Mursalim, adannya investasi Migas di daerah juga membuka peluang bagi penyerapan tenaga kerja.
“Yang lain adalah penyerapan tenaga kerja lokal, serta yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kemudian pelaku-pelaku bisnis atau investor-investor yang terlibat dalam investasi hulu itu bisa berkontribusi melalui tanggung jawab sosial,” paparnya.
“Sehingga kesimpulannya bahwa dengan bergeraknya investasi hulu ini, terutama investasi hulu Migas mampu memberikan dampak ekonomi yang besar, terutama kepada daerah-daerah yang masuk dalam kategori daerah penghasil,” sambungnya.
Lebih lanjut, Mursalim meminta agar pemerintah, selaku pengatur regulasi, memberikan perhatian serius kepada para investor yang mau berinvestasi di hulu Migas untuk mengutamakan pekerja lokal, terutama masyarakat yang ada di wilayah menjadi titik investasi.
“Tinggal sekarang ini kewajibannya adalah bagaimana agar serapan tenaga kerja lokal itu lebih diprioritaskan, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitaran lokasi investasi karena mereka yang banyak merasakan dampak positif dan negatif dari keberadaan sebuah industri,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan menegaskan, investasi hulu minyak dan gas adalah salah satu pendongkrak ekonomi daerah.
Bahlil menjelaskan, dari target investasi Rp1.400 triliun pada tahun ini, yang sudah berhasil terealisasi berjumlah Rp678,7 triliun. Dengan kata lain, sudah tercapai 48,5%.
Khusus investasi di hulu migas, sudah mencapai US$5,7 miliar atau Rp87,67 triliun, tumbuh 21% dibandingkan dengan periode yang pada 2022.
"Saya lihat, realisasi investasinya (hulu migas) dari tahun ke tahun, dalam lima tahun terakhir naik terus. Kalau kita bisa maksimalkan, itu akan jauh lebih baik. Karena potensi kita masih sangat besar sekali," jelas Bahlil. (RO/Z-1)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia mengatakan akan menyetop impor solar untuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta di 2026.
Bahlil menyebut proyek kilang minyak terbesar di Indonesia itu sempat mengalami berbagai hambatan serius. Salah satunya insiden kebakaran yang membuat penyelesaiannya molor.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Kebijakan ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto yang telah menyetujui mandatori campuran etanol sebesar 10% (E10).
Kementerian ESDM menargetkan uji coba program mandatori campuran bahan bakar nabati (BBN) biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50% (B50) pada BBM jenis solar dapat terealisasi pada 2026.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi batu bara Indonesia pada 2026 dipangkas menjadi kisaran 600 juta ton.
Dalam lima tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Batam selalu lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Kepulauan Riau maupun nasional.
40 pegawai Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengikuti Pelatihan Jurnalistik: Teknik Penulisan dan Fotografi untuk Media Sosial dan Website.
Menteri Rosan Roeslani menjabarkan selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, realisasi investasi menembus Rp9.117,4 triliun dari triwulan IV-2014 hingga triwulan III-2024.
Sementara realisasi investasi 10 tahun Jokowi menembus Rp9.117,4 triliun dari triwulan IV-2014 hingga triwulan III-2024
Realisasi investasi hilirisasi terbesar selama empat tahun terakhir berasal dari sektor mineral dengan kontribusi investasi smelter mencapai Rp759,83 triliun.
Rosan menjelaskan kehadiran pabrik tersebut sebagai komitmen pemerintah bersama swasta untuk membangun ekosistem kendaraan listrik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved