Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSISTENSI dalam pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus dilakukan dalam menjawab tantangan sekaligus mengembangkan ekosistem dunia usaha nasional.
"Setelah UMKM bermunculan tentu tantangan berikutnya yang harus dihadapi ialah cara usaha bisa terus berkembang dan naik kelas. Dengan demikian, pemberdayaan UMKM secara konsisten harus menjadi kepedulian bersama," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/9).
Bank Indonesia mengidentifikasi empat tantangan yang dihadapi sektor UMKM) di Indonesia saat ini, yaitu mempertahankan UMKM dalam ekosistem digital, meningkatkan kapasitas, kualitas, dan produktivitas UMKM agar berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian dan perdagangan global, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan kesadaran lingkungan dalam proses produksinya. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, di Indonesia pada 2019, terdapat 65,4 juta UMKM dan menyerap 123,3 ribu tenaga kerja. Kontribusi sektor UMKM terhadap PDB Nasional sebesar 60,5%.
Baca juga: Dorong Kearifan Lokal dalam Branding Daerah Tujuan Wisata
Menurut Lestari, sejumlah tantangan tersebut harus segera dijawab dengan rangkaian upaya yang nyata dan segera, agar eksistensi UMKM pada perekonomian nasional dapat terus ditingkatkan. Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa pemanfaatan ekosistem digital oleh para pelaku UMKM nasional harus konsisten ditingkatkan agar peluang untuk pengembangan usaha terus terbuka.
Menurut Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah, sejumlah aspek seperti konsistensi kualitas produk dan pelayanan yang baik, harus menjadi kepedulian para pelaku UMKM dalam menjaga kepercayaan konsumen. Selain itu, tambah Rerie, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah juga harus secara konsisten memberikan pelatihan dalam upaya peningkatan keterampilan dan kapasitas para pelaku UMKM agar mampu bertahan sekaligus mengembangkan usahanya.
Baca juga: Perlu Political Will yang Kuat untuk Pulangkan Prasasti Sangguran
Rerie, yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, sangat berharap para pelaku UMKM terus dibekali dengan sejumlah pengetahuan terkait strategi pemasaran dan pembiayaan, agar kelak mampu bersaing hingga skala global. Berbagai perubahan yang kerap terjadi saat ini, tegas Rerie, harus dihadapi dengan kesiapan kapasitas dan kemampuan para pelaku UMKM, sekaligus kemampuan sektor pendukungnya, seperti perbankan, yang sangat berperan dalam pembiayaan.
Rerie sangat berharap sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM itu dapat dijawab dengan sejumlah upaya yang segera. Ujungnya, sektor UMKM mampu berperan lebih luas lagi pada pertumbuhan ekonomi nasional. (Z-2)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam meningkatkan kualitas SDM.
Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Tetap Relevan hingga Saat Ini.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dorong distribusi guru kompeten dan insentif tepat di wilayah 3T untuk wujudkan pemerataan pendidikan nasional di tahun 2026.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak pemerintah antisipasi kenaikan jumlah penyandang disabilitas melalui layanan publik dan puskesmas ramah disabilitas.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved