Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RENDAHNYA budaya sadar risiko dan pemahaman masyarakat terhadap asuransi membuat berbagai pihak harus melakukan literasi dan edukasi secara masif karena literasi menjadi salah satu aspek penting untuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya pada Asuransi Syariah.
PT BRI Asuransi Indonesia bersama Islamic Insurance Society (IIS) berkesempatan memberikan Literasi Asuransi Syariah kepada Mahasiswa jurusan Aktuaria FSAD (Fak Science & Analisa Data) ITS Surabaya, Jumat (26/5).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Aktuaria FSAD-ITS Soehardjoepri.
Baca juga: Prudential Luncurkan PRULink NextGen dan PRULink NextGen Syariah
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal IIS Sangkut Wijaya mengatakan, “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk seluruh mahasiswa/i, para dosen dan semuanya yang ada di sini”
Literasi mengenai asuransi disampaikan oleh BRI Insurance, yang diwakili oleh EVP Bisnis Syariah Eka Indria. Pada kesempatan tersebut, Eka memberikan literasi dengan judul Pengelolaan Risiko Finansial dengan Produk Proteksi Berbasis Syariah.
“Harapan kami, literasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya generasi muda terhadap industri keuangan syariah, asuransi syariah dan produk asuransi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Kegiatan ini diharapkan juga dapat membantu para mahasiswa untuk memahami prinsip-prinsip dasar dan mekanisme operasional yang terkait dengan asuransi syariah sehingga mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan finansial dan dapat memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan mereka” ujar Eka.
Baca juga: Banyak Saingan, BRI Kasih Layanan Ini ke Agen BRIlink
Selain itu, literasi asuransi syariah dapat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap industri asuransi syariah. Melalui pemahaman yang lebih baik, masyarakat akan merasa lebih yakin dalam menggunakan produk asuransi syariah dan berpartisipasi dalam program perlindungan yang ditawarkan sehingga dapat memperkuat industri asuransi.
Melalui kegiatan literasi seperti ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara BRI Insurance dengan para mitranya. Sesuai dengan visinya, BRI Insurance menjadi mitra paling andal untuk solusi perlindungan. (RO/Z-1)
DALAM momentum perayaan hari jadinya yang kedua, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan nilai Maqasid Syariah.
Model keuangan terpadu berbasis maqasid al-shariah untuk memperkuat ketahanan masyarakat, sekaligus mengatasi tantangan operasional, regulasi, dan kelembagaan.
Industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi yang semakin ketat.
WAKIL Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengungkapkan bakal menakhodai peran baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) setelah dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djonieri membeberkan beberapa faktor yang menyebabkan indsutri asuransi syariah di Indonesia tidak berkembang.
Dari sisi demand, permasalahannya adalah rendahnya dedikasi dan inklusi asuransi syariah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved