Rabu 18 Januari 2023, 20:40 WIB

Social Marketing untuk Perluas Kontribusi CSR Dunia Usaha

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Social Marketing untuk Perluas Kontribusi CSR Dunia Usaha

DOK Pribadi.
Pemberian penghargaan kepada perusahaan pemenang Indonesia's Best Corporate Sustainability Initiatives.

 

PROGRAM Indonesia's Best Corporate Sustainability Initiatives kembali digelar Majalah Mix MarComm. Program tahunan yang memasuki perhelatan ke-7 itu merupakan rekognisi bagi dunia usaha untuk program-program berkelanjutan perusahaan atau yang lebih dikenal dengan CSR (Corporate Social Responsibility).

Menurut Pemimpin Redaksi Majalah Mix MarComm Lis Hendriani, berbeda dengan penyelenggaraan rekognisi untuk CSR pada umumnya, Indonesia's Best Corporate Sustainability Initiatives yang diselenggarakan Majalah Mix MarComm Swa Media Group menggunakan konsep Philip Kotler dan Nancy Lee tentang Marketing & Corporate Social Initiatives. "Hal ini untuk mendorong dunia usaha menularkan inisiatif berkelanjutan mereka secara lebih luas, lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan bisnis mereka," ucapnya.

Social Marketing, menurut Philip Kotler dan Nancy Lee pada buku Marketing & Corporate Social Initiatives (2005), adalah upaya mendorong perubahan perilaku khalayak sasaran melalui berbagai upaya yang diinisiasi dan difasilitasi oleh perusahaan. Selain Social Marketing, ada konsep-konsep CSR lain yang disenaraikan oleh Kotler dan Lee pada buku tersebut, yaitu Cause Related Marketing, Cause Promotion, Employee Volunteering, Responsible Business Practices, dan Philanthropy.

Pada anugerah Indonesia's Best Corporate Sustainability Initiatives 2022, Majalah Mix mengelompokkan peserta ke dalam tujuh kategori, yaitu:

1. Creative Philantrophy, yakni cara kreatif dalam memberikan kontribusi langsung kepada gerakan kebaikan. 
2. Employee Volunteering, yakni mendukung dan mendorong karyawan perusahaan untuk berkontribusi kepada sebuah gerakan kebaikan (cause) tertentu. 
3. Cuase Promotion, yakni upaya perubahan perilaku khalayak sasaran melalui pembangkitan atau peningkatan awareness dan kepedulian masyarakat.
4. Corporate Social Marketing, yakni mengampanyekan perubahan perilaku dan memastikan terjadinya perubahan perilaku tersebut dengan sumberdaya yang dimiliki perusahaan. 
5. Responsible Business Practices, yakni praktik bisnis dan investasi perusahaan yang mendukung sebuah cause (gerakan) tertentu. 
6. Circular Economy atau Zero Waste Practices yang merupakan alternatif atau antitesis dari ekonomi linear (produksi-penggunaan–pembuangan). 
7. Creating Shared Value, yakni menciptakan kebijakan baru dan atau prosedur operasi perusahaan yang memungkinkan perusahaan memaksimalkan pendapatannya, sementara itu perusahaan juga menawarkan manfaat tambahan bagi komunitas lokal. 

Kategori ketujuh (Creating Shared Value atau CSV) dikembangkan oleh Michael Porter dan Mark Kramer pada 2011. Sedangkan konsep Circular Economy sudah lebih dahulu dikembangkan.

Lebih jauh Lis menjelaskan, selain rekognisi Corporate Sustainability Initiatives, sejak 2020 Mix MarComm memperluas anugerah ini ke kategori people dengan meluncurkan kategori Corporate Sustainability Warrior yang terdiri dari dua kategori, yaitu Warrior Top Leader dan Warrior Team. Sustainability Warrior Top Leader ialah pemimpin di perusahaan yang berperan besar dalam mendorong perusahaannya untuk selalu berkontribusi menciptakan dunia yang lebih baik melalui berbagai inisiatif yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Sedangkan Sustainability Warrior Team adalah tim di perusahaan yang dinilai solid dan sukses melaksanakan program inisiatif keberlanjutan perusahaan. 

Yang terbaru lagi dari anugerah ini ialah hadirnya kategori baru Corporate Ecosystem. Kategori ini merujuk pada ekosistem di perusahaan yang memungkinkan perusahaan dapat melaksanakan inisiatif keberlanjutan dengan lebih mudah, lebih terarah, dan lebih efektif. 

Untuk memenangkan rekognisi ini, partisipan harus mengikuti tiga tahap penjurian. Penjurian tahap I dilakukan dengan mengevaluasi materi yang disubmit (oleh partisipan) maupun berasal dari hasil riset redaksi. Penjurian tahap II dilakukan melalui wawancara tatap muka melalui platform Zoom (termasuk penjurian untuk Corporate Sustainability Warriors). Selanjutnya, finalisasi dilakukan melalui diskusi di dalam grup juri. 

"Adapun kriteria penilaian program, didasarkan pada empat aspek, yakni konsep, eksekusi atau pelaksanaan, potensi dampak, dan keberlanjutan. Sementara itu, untuk kriteria penilaian Sustainability warriors, didasarkan pada visi jangka panjang perusahaan, roadmap CSR perusahaan, visi korporasi dalam mendukung SDGs, peran top leader dalam perencanaan program, dan keterlibatan multistakeholders," papar Lis.

Selanjutnya, khusus untuk memilih pemenang kategori Cuase Promotion, Mix MarComm melibatkan Ivosights, pemilik Ripple10 Digital Listening Tools. Dikombinasi dengan Social Media Monitoring, Ivosights memilih pemenang untuk kategori ini. Adapun social media yang dimonitor ialah Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube. "Hanya kategori Cause Promotion yang dilakukan pengukuran dengan tools ini, karena pada era digital, merupakan kewajaran kalau kampanye dilakukan secara massif melalui media sosial dan website," pungkas Lis. (RO/OL-14)

Baca Juga

Dok.SIG

SBI Raih Juara Pertama Investment Award 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:38 WIB
Investasi Pabrik Tuban dinilai perbaiki lingkungan, sosial, dan...
MI/USMAN ISKANDAR

Kondisi Politik akan Menentukan Geliat Ekonomi

👤Ficky Ramadhan 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:38 WIB
Para pengusaha ataupun investor juga akan melihat dari track record calon Presiden tersebut untuk menjadi pertimbangan bagi para investor...
ANTARA

Kepemimpinan Kuat Erick Thohir Sedot Investor Besar Dari Luar Negeri

👤Widhoroso 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:23 WIB
BUAH kepemimpinan Erick Thohir tiga tahun menahkodai Kementerian BUMN menuai banyak hasil gemilang. Berkat kebijakan Erick Thohir, sejumlah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya